Breaking News:

Berita Denpasar

UPDATE: Ni Wayan SD Mendengar Pawisik Sejak 9 Tahun Lalu, Keluarga Sebut Sering Bengong Saat Rahinan

Menurut keterangan kakak ipar pelaku mengenai pawisik yang terus menghantui Ni Wayan SD ternyata sudah dialami sejak beberapa tahun terakhir

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Tampak depan rumah dimana Ni Wayan SD mengakhiri hidup 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebelum ditemukan meninggal dunia, Ni Wayan SD (39) sempat menulis surat terkait pawisik yang terus mengusik dirinya.

Sang ipar, I Gusti Ayu A (54) menceritakan kepada Tribun Bali saat ditemui di kediaman Ni Wayan SD di Jalan Kaswari Ujung, Nomor 19, Penatih, Denpasar Timur, Kota Denpasar.

Menurut keterangan kakak ipar pelaku mengenai pawisik yang terus menghantui Ni Wayan SD ternyata sudah dialami sejak beberapa tahun terakhir.

"Sudah 9 tahun dia mulai denger-denger pawisik itu, terus mulai bengong seperti orang linglung gitu. Tapi tyang kurang begitu tahu (pawisik seperti apa), kerasnya itu kurang lebih ada seminggu mulai diem, bengong gitu," ujar I Gusti Ayu A (54), Minggu 3 Oktober 2021.

Baca juga: UPDATE: Perempuan yang Nekat Akhiri Hidup di Penatih Denpasar Dikenal Pendiam

Lebih lanjut ia mengatakan, Ni Wayan SD yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga (IRT) dan seminggu sekali bekerja sebagai housekeeping di vila wilayah Ubud, Gianyar.

Sering mendengar pawisik yang terus menghantuinya, I Gusti Ayu A pernah diberitahu oleh pelaku jika dirinya mendengar pawisik 'bunuh diri, kamu bunuh diri'.

"Ia dia pernah dapat pawisik, 'bunuh diri, kamu bunuh diri' tapi pas itu tyang gak terlalu memperdulikan. Saya coba untuk tenangkan dia," lanjutnya.

Ni Wayan SD yang tinggal bersama suami dan dua orang anak laki-lakinya, sering kali mendengar bisikan makhluk astral, namun Ni Wayan SD tidak menyebutkan apa saja bisikkan yang didengarnya.

"Saya kurang paham pawisik apa. Terus sebelum meninggal, dia sempat menulis surat, dia bilang sering mendengar pawisik itu terus dia tulis pesan setelah itu, dia minta diaben kalau meninggal," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved