Breaking News:

Berita Bangli

Kasat Narkoba Bangli Sebut Peredaran Narkoba Kian Marak, Januari-Awal Oktober Ungkap 20 Kasus

Kasat Narkoba Polres Bangli, AKP I Nyoman Sudarma menyebut peredaran narkoba di Bangli kian marak selama pandemi.

Istimewa
Anggota Satres Narkoba saat melakukan peningkatan penyelidikan di lokasi yang dinilai rawan peredaran narkoba, Senin 4 Oktober 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Kasat Narkoba Polres Bangli, AKP I Nyoman Sudarma menyebut peredaran narkoba di Bangli kian marak selama pandemi.

Karenanya sebagai langkah antisipasi, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) melakukan penyisiran pada kawasan-kawasan yang rawan terjadi peredaran narkoba.

AKP Sudarma menyebutkan, terhitung sejak Januari hingga awal Oktober 2021, pihaknya berhasil mengungkap 20 kasus peredaran narkoba.

19 diantaranya sudah dalam tahap II, sedangkan satu kasus masih dalam tahap I.

Berdasarkan kasus yang berhasil diungkap tersebut, lanjut AKP Sudarma, kebanyakan peredaran narkoba terjadi di dua lokasi di Bangli.

Antara lain kawasan jalan Brigjen I Gusti Ngurah Rai, serta Jalan Merdeka.

“Kebanyakan lokasi transaksinya disana. Padahal barang haram itu dibawa dari luar Bangli, seperti dari Denpasar atau daerah Badung,” jelasnya.

Menurut AKP Sudarma, maraknya kasus narkoba ini lantaran banyak masyarakat yang stres akibat pandemi berkepanjangan.

Sehingga memilih mengkonsumsi narkoba sebagai pelarian.

“Dalam situasi pandemi, tidak ada pekerjaan, kemana pun terbatas, banyak yang stres. Yang tak kuat larinya ya kesana (pengedar atau penyalahguna narkoba, red),” sebutnya.

Oleh karena itu, lanjut AKP Sudarma, pihaknya melakukan peningkatan penyelidikan pada kawasan-kawasan yang dinilai rawan.

Selain itu juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam upaya mengungkap peredaran dan penyalahguna narkoba.

Baca juga: Sambut Rencana Pariwisata Bali Dibuka untuk Wisatawan Asing, PHRI Bangli: Bagaikan Angin Surga

Baca juga: Penerbangan Internasional DIbuka 14 Oktober 2021, AP I Tunggu Regulasi Kemenhub & Kemenkes 

“Dukungan masyarakat sangat penting dalam pemberantasan jaringan narkoba,” tandasnya. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved