Breaking News:

Berita Denpasar

Nekat Akhiri Hidup, Bisikan Kerap Datang Saat Rahinan, Ni Wayan Menyerah, Sembilan Tahun Tahan Teror

Ni Wayan SD sempat menulis surat terkait bisikan bunuh diri yang terus terngiang di kepalanya.

Polresta Denpasar
Petugas kepolisian saat mendatangi rumah Ni Wayan SD di Kelurahan Penatih, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, Sabtu 2 Oktober 2021 malam - Nekat Akhiri Hidup, Bisikan Kerap Datang Saat Rahinan, Ni Wayan Menyerah, Sembilan Tahun Tahan Teror 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ni Wayan SD (39) ditemukan tewas gantung diri.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, warga Kelurahan Penatih, Denpasar Timur, Bali itu sempat menulis surat terkait bisikan bunuh diri yang terus terngiang di kepalanya.

Keluarga korban, I Gusti Ayu A menceritakan, pawisik yang terus menghantui Ni Wayan SD sudah dialami sejak sembilan tahun terakhir.

Dampaknya, Ni Wayan SD mulai sering bengong seperti orang linglung.

Baca juga: UPDATE: Perempuan yang Nekat Akhiri Hidup di Penatih Denpasar Dikenal Pendiam

"Sudah sembilan tahun dia mulai denger-denger pawisik itu, terus mulai bengong seperti orang linglung. Tapi saya kurang begitu tahu (terkait bisikan bunuh diri, red), kerasnya itu kurang lebih ada seminggu mulai diem, bengong," ujar I Gusti Ayu A, Minggu 3 Oktober 2021.

Periwstiwa gantung diri terjadi Sabtu 2 Oktober 2021.

Ni Wayan SD sering mendengar bisikan yang terus menggangu kejiwaannya.

I Gusti Ayu mengaku pernah mendapat cerita dari korban bahwa yang besangkutan terus mendengar bisikan bunuh diri.

"Dia pernah dapat bisikan, 'bunuh diri, kamu bunuh diri'. Saya coba untuk tenangkan dia," kata dia.

Ni Wayan SD yang tinggal bersama suami dan dua anaknya itu menulis surat, jika meninggal jangan dikubur tapi diaben.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved