Breaking News:

Berita Denpasar

UPDATE: Kasus Pengeroyokan di Pemogan Denpasar, Warga di Lokasi Ceritakan Hal Ini

"Saya lihat langsung, pas jualan. Kemarin orang dari Bali (satpam), dari lampu merah dia dikejar-kejar sama orang itu," ujar Ayu (41) warga setempat

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Kasus Pengeroyokan di Pemogan Denpasar, Warga di Lokasi Ceritakan Hal Ini 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga menyebut anggota satpam dan sekelompok pemuda yang melakukan pengeroyokan di Jalan Raya Pemogan sudah saling ribut dari lampu merah Desa Pemogan.

Menurut keterangan Ayu (41) warga yang berdagang di lokasi kejadian menerangkan kejadian tersebut terjadi Minggu 3 Oktober 2021 sekitar pukul 15.30 wita.

"Saya lihat langsung, pas jualan. Kemarin orang dari Bali (satpam), dari lampu merah dia dikejar-kejar sama orang itu," ujar Ayu (41) warga setempat.

"Orangnya turun (baik satpam maupun pemuda) langsung dipukul sama orang itu. Ada 8 orang, dari pemudanya," terangnya.

Baca juga: Viral, Satpam di Denpasar Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ternyata Alasannya Sepele

Kejadian di depan warung Bu Ayu Jalan Raya Pemogan atau seberang Pura Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali ini terjadi tiba-tiba

Ia memperkirakan ada delapan orang dari sekelompok pemuda yang terlibat pengeroyokan, namun hanya empat yang melakukan kekerasan.

"Tapi yang mukul 2 atau 4 orang. Mereka dari selatan ke utara, kayaknya mau pulang si yang satpam nya. Gak tau dia disenggol atau gimana, saya gak tau kejadiannya," tambahnya.

Lebih lanjut Ayu mengatakan jika korban diketahui bekerja sebagai satpam di salah satu bank BUMN di wilayah Denpasar.

Ia memperkirakan, satpam berusia 25 tahun dengan perawakan besar, saat kejadian ia melihat dengan jelas satpam tersebut dipukul dan ditendang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved