Berita Denpasar

UPDATE: Kasus Pengeroyokan di Pemogan Denpasar, Warga di Lokasi Ceritakan Hal Ini

"Saya lihat langsung, pas jualan. Kemarin orang dari Bali (satpam), dari lampu merah dia dikejar-kejar sama orang itu," ujar Ayu (41) warga setempat

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Kasus Pengeroyokan di Pemogan Denpasar, Warga di Lokasi Ceritakan Hal Ini 

Mengenai masalah, Adi juga tidak tahu pasti permasalahannya, namun ada dugaan mereka saling senggol di jalan.

Baca juga: Edarkan Sabu di Seputaran Denpasar, Rindi Terancam 20 Tahun Penjara

Pemuda yang mabuk, lalu emosi kemudian bertindak diluar kendali dan melakukan aksi pengeroyokan tersebut.

"Cekcoknya karena apa, kurang tahu, mungkin kesenggol di jalan atau apa seperti itu. Jadi emosi, karena juga mereka mabuk,"

"Ada terlontar kata, ada yang bilang 'anjing kamu anjing' yang dipukul udah ngelawan. Dia sendiri saat itu," tambahnya.

Polisi Turunkan Tim Cek ke Lokasi

Seperti diwartakan, viral di media sosial sekelompok orang melakukan aksi pengeroyokan ke seorang pria di wilayah Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Video yang dibagikan di media sosial berdurasi satu menit 55 detik tersebut pun membuat heboh warga sekitar.

Berdasarkan informasi, diketahui aksi tersebut berlangsung pada Minggu 3 Oktober 2021 di pertigaan Jalan Raya Pemogan, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Video itu memperlihatkan sekelompok orang dan satu orang yang berprofesi sebagai satpam.

Saat itu sama-sama berjalan dari arah selatan menuju utara, salah satu kelompok orang pemuda yang tengah dibonceng tiba-tiba marah seperti tidak terima ditegur.

Sedangkan pria yang bekerja sebagai satpam, tampak seperti memberitahu para pemuda tersebut.

Beberapa sumber mengatakan jika sekelompok orang yang berjumlah empat orang, berkendara dalam ugal-ugalan hingga menyebabkan pengendara lain tersenggol oleh mereka.

Baca juga: Disperindag Denpasar Gelar Hindupreneur Academy, 6 Orang Terpilih Akan Dapat Modal Rp 10 Juta

"Bapak yang dikeroyok itu bekerja sebagai satpam. Awalnya menegur 4 orang tersebut karena berkendara ugal-ugalan, hingga di jalan menyerempet ibu-ibu pengendara lain," ujar sumber warga, Senin 4 Oktober 2021.

Namun tidak terima ditegur, salah satu pemuda yang belum diketahui identitasnya tiba-tiba emosi dan memarahi satpam yang menegurnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved