Breaking News:

Berita Bali

Bobol Data Nasabah di ATM Bank BUMN, Dua WN Turki Diganjar 2,5 Tahun Penjara

Emrah Kilivan (31) dan Abdullah Erkam Mercan (24) divonis masing-masing dua tahun dan enam bulan (2,5 tahun) penjara oleh majelis hakim Pengadilan

Tribun Bali/Putu Candra
Emrah Kilivan dan Abdullah Erkam Mercan menjalani sidang vonis secara daring dari Lapas Kerobokan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Emrah Kilivan (31) dan Abdullah Erkam Mercan (24) divonis masing-masing dua tahun dan enam bulan (2,5 tahun) penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Kedua Warga Negara Asing (WNA) asal Turki ini dijatuhi hukuman karena dinyatakan terbukti bersalah mengakses secara ilegal atau skimming di mesin ATM milik Bank BNI.

Diungkap, untuk melakukan pekerjaan tersebut kedua terdakwa dijanjikan upah Rp20 juta oleh Murat Ozaksel (DPO). 

Amar putusan itu dibacakan majelis hakim pimpinan Putu Ayu Sudariasih dalam sidang yang berlangsung secara daring di PN Denpasar, Selasa, 5 Oktober 2021.

Baca juga: Diduga Bobol Data Nasabah di ATM Bank BNI Denpasar, Dua WN Turki Dituntut 3 Tahun Penjara

Terhadap vonis itu, kedua terdakwa didampingi penasihat hukumnya dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar menyatakan menerima. 

"Kedua terdakwa menerima putusan ini majelis hakim," ucap Pipit Prabhawanty selaku penasihat hukum. 

Sikap yang sama juga disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ida Ayu Ketut Sulasmi menanggapi putusan majelis hakim.

Sebelumnya JPU dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali itu melayangkan tuntutan pidana penjara selama tiga tahun kepada kedua terdakwa. 

Baca juga: Diduga Bobol Data Nasabah di ATM Bank BUMN Wilayah Denpasar, Dua WN Turki Diadili

Sementara itu dalam amar putusannya, majelis hakim menjerat kedua terdakwa dengan Pasal 30 ayat (2) Jo. Pasal 46 ayat (2) UU No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara kepada para terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan, dikurangi selama berada dalam tahanan sementara. Dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan penjara," tegas Hakim Ketua Putu Ayu Sudariasih. 

Baca juga: Bobol Rekening Nasabah Rp 1,4 M & Dipakai Judi Online, Adnya Susila Menerima Divonis 5 Tahun Penjara

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved