Breaking News:

Berita Klungkung

Kapal Tongkang Dibiarkan Karam di Perairan Nusa Penida, Warga Khawatir Dapat Merusak Terumbu Karang

Kapal karam yang mengangkut alat berat itu, dikhawatirkan dapat merusak terumbu karang dan menganggu aktivitas wisata bahari di lokasi tersebut

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Kapal tongkang yang karam yang dibiarkam selama berhari-hari di perairan Jungutbatu, Nusa Penisa 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Keberadaan kapal tongkang yang karam di perairan Jungutbatu, Nusa Penida dikeluhkan warga.

Kapal karam yang mengangkut alat berat itu, dikhawatirkan dapat merusak terumbu karang dan menganggu aktivitas wisata bahari di lokasi tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh warga yang juga pemerhati terumbu karang di Nusa Penida, I Nyoman Karyawan.

Ia mengungkapkan, kapal karam yang tidak kunjung dievakuasi dari wilayah itu dapat memperluas kerusakan terumbu karang.

Baca juga: Status Aset Masih Belum jelas, Satu Per satu Gedung PPI Klungkung Sudah Hilang Tersapu Ombak

"Kalau kapal itu dibiarkan, kapal itu rentan bergerak atau bergeser di lokasi itu.

Jika pergeserannya luas, Ini bisa memperluas kerusakan trumbu karang," ungkap Karyawan, Selasa (5/10/2021).

Menurutnya kapal itu sudah berhari-hari karam, seharusnya mendapatkan respons cepat dari pemiliknya ataupun pemerintah.

Apalagi bahan bakar yang ada pada kapal karam itu, sewaktu-waktu bisa tumpah dan bisa menyebabkan kerusakan lingkungan di perairan tersebut.

" Apalagi saat ini kami tengah gencar restorasi terumbu karang

Kami harap kapal itu segera dievakuasi," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved