Breaking News:

Berita Karangasem

Bookingan Hotel di Karangasem Mulai Meningkat

Bookingan hotel di Kab. Karangasem mulai mengalami peningkataan setelah dibuka sektor pariwisata di Karangasem.

Editor: Noviana Windri
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bookingan hotel di Kabupaten Karangasem mulai mengalami peningkatan setelah dibuka sektor pariwisata di Karangasem.

Peningkatannya tidak begitu signifikan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Persatuan Hotel & Restaurant Indonesia, Wayan Kariasa, Rabu 6 Oktober 2021.

Seetelah dibukanya sektor pariwisata, sejumlah wisatawan melakukan bookingan hotel di sekitar Karangasem.

Jumlahnya tidak signifikan.

"Saat ini (bookingan hotel) masih satu digit untuk Bulan Nopember dan Desember. Semoga ada tambahan,"kata Ketua PHRI Karangasem, Wayan Kariasa.

Baca juga: Pariwisata Internasional Dibuka 14 Oktober 2021,Pemprov Bali Siapkan 35 Hotel untuk Tempat Karantina

Baca juga: Pariwisata Internasional Dibuka, Biaya Hotel, Tes PCR hingga Rumah Sakit Ditanggung Wisatawan

Baca juga: Kericuhan di Yahukimo Papua Diduga Terkait Kematian Mantan Bupati di Sebuah Hotel di Jakarta

Semua hotel mengaku senang sudah dibuka border untuk wisatawan mancanegara walaupun  masih terbatas.

Pengusaha hotel menyambut  kebijakaan ini dengan baik.

Pemilik tetap waspada, dan menerapkan protokol kesehatn (prokes) yang ketat.

Tujuannya agar kasus  tetap terkendali.

"Untuk tingkat hunian belum berpengaruh  langsung secara signifikan. Paling tidak denyut mulai, sehingga wisatawan mulai  mmpersiapkan karena untuk berlibur ke luar negeri lebih  banyak menghabiskan waktu serta biaya untuk berlibur,"akui Kariasa.

Pihaknya berharap, semuanya bisa berjalan baik dan lancar.

Sampai nantinya wisatawan masuk tanpa harus dikarantina, sehingga baru akan mulai pulih kembali.

Baca juga: Kunker Tinjau Pembangunan Infrastruktur di Pelabuhan Benoa, DPRD Bali Minta Pelindo Tak Bangun Hotel

Baca juga: PPKM Level 3, Sejumlah Hotel di Ubud Masih Banyak yang Tutup, Ketua PHRI Gianyar: Tamu Masih Sepi

"Semoga pembukaan pintu Bali dibuka seluas - luasnya untuk wisman dan kalau mereka sudah vaksin dua kali," tambah Kariasa.

"Para pengusaha berharap dapat dibantu anggaran oparsional yang sudah ketetaran. Seperti bayar listrik, karyawan, BPJS dan kebutuhan lainnya. Banyak  pengusaha tak mampu membeli kebutuhan, sehingga perusahaan bisa lebih ringan,"harap Kariasa.

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved