Breaking News:

Berita Badung

Sempat Periksa 32 Nakes, Kejari Badung Hentikan Penyelidikan Kasus Pemotongan Dana Insentif Covid-19

Kasus pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes) di kabupaten Badung, Bali, yang sebelumnya ditangani kejaksaan negeri Badung kini dihentikan

Tribun Bali/I Komang Agus
Kepala Kejaksaan Negeri Badung I Ketut Maha Agung SH MH 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kasus pemotongan insentif tenaga kesehatan (nakes) di kabupaten Badung, Bali, yang sebelumnya ditangani kejaksaan negeri (Kejari) Badung kini dihentikan.

Pasalnya kejaksaan menilai tidak ditemukannya ada indikasi perbuatan pidana dalam kegiatan dimaksud.

Kepala Kejaksaan Negeri Badung I Ketut Maha Agung SH MH didampingi Kepala Seksi Intelijen
I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo SH dan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Dewa Arya Lanang Raharja SH MH mengatakan, setelah mendapat laporan pihaknya langsung melakukan pemeriksaan terkait dugaan kasus pemotongan insentif nakes tersebut.

Pada laporan yang diterima adanya dugaan Dana Insentif Covid Tahun 2020 untuk bulan Oktober, November, Desember, yang baru dicairkan sekitar bulan Agustus 2021.

Baca juga: Sebanyak 1.934 ODGJ Terpapar Covid-19, Penanganan Lebih Intensif

"Saat ada laporan kami langsung memanggil beberapa tenaga kesehatan untuk dimintai keterangan. Selebihnya membawa dokumen terkait penerimaan insentif tersebut," katanya, Rabu 6 Oktober 2021.

Maha Agung pun mengakui saat pemeriksaan Kejaksaan Negeri Badung telah melakukan wawancara dan klarifikasi kepada 32 tenaga kesehatan pada Puskesmas Kuta Utara.

Namun dari hasil wawancara, informasi yang didapat bahwa benar terdapat sekitar kurang lebih 30 nakes yang namanya dapat diusulkan ke Kementerian Kesehatan untuk menerima Dana Insentif Penanganan Covid.

"Jadi kasus ini ada di salah satu puskesmas di Kuta Utara. Namun setelah kami periksa, nama-nama nakes sudah langsung diusulkan sebagai penerima ke pemerintah pusat," jelasnya.

Kendati demikian, sebelum dana dicairkan puskesmas telah menyelenggarakan zoom meeting terkait kesepakatan penerimaan insentif.

Pasalnya dari 145 pegawai yang ada di Puskesmas Kuta Utara, penerima insentif hanya berkisar 30 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved