Berita Bali

Besok, Presiden Joko Widodo Direncanakan Bertolak ke Bali, Kodam IX/Udayana Siapkan Pengamanan VVIP

Kedatangan orang nomor satu Indonesia ke Bali dalam rangka kunjungan kerja (kunker) dan mengecek kesiapan penyelenggaraan KTT G-20 di Bali pada tahun

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Kodam IX/Udayana.
Bertempat di Lapangan Apel Makorem 163/Wira Satya, Kodam IX/Udayana melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan VVIP kunker Presiden RI dan rombongan pada Kamis 7 Oktober 2021. Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, SH yang bertindak sebagai pimpinan apel sekaligus mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Presiden RI Joko Widodo didampingi istri Iriana Joko Widodo dan sejumlah rombongan rencananya akan bertolak ke Bali pada Jumat 8 Oktober 2021.

Kedatangan orang nomor satu Indonesia ke Bali dalam rangka kunjungan kerja (kunker) dan mengecek kesiapan penyelenggaraan KTT G-20 di Bali pada tahun 2022 mendatang.

Mengenai hal itu, Kodam IX/Udayana selaku Komando Operasi Pengamanan (Koops Pam) wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersiap untuk mengamankan kunker Presiden selama di Bali.

Bertempat di Lapangan Apel Makorem 163/Wira Satya, Kodam IX/Udayana melaksanakan apel gelar pasukan pengamanan VVIP kunker Presiden RI dan rombongan pada Kamis 7 Oktober 2021.

Baca juga: 37 Perwira Menengah di Lingkungan Kodam IX/Udayana Naik pangkat

Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, SH bertindak sebagai pimpinan apel sekaligus mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

Brigjen TNI Huein Sagaf menjelaskan pengamanan VVIP selalu dilaksanakan bersama dengan kekuatan dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan komponen masyarakat lainnya.

Pengamanan dilakukan baik saat event nasional maupun internasional, sehingga harus dapat memberikan jaminan keamanan yang terbaik dan maksimal.

"Untuk itu, segala sesuatu yang terkait dengan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan pengamanan VVIP ini harus selalu kita laksanakan dengan sungguh-sungguh dan serius dan tidak ada istilah ini sebagai kegiatan rutinitas," ujar Brigjen TNI Husein Sagaf meneruskan amanat Pangdam, Kamis 7 Oktober 2021.

Dalam apel gelar pasukan, Danrem 163/Wira Satya mengatakan sangat perlu dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan Satgas Pengamanan VVIP yang telah dipersiapkan.

Pasukan yang disiapkan baik secara perorangan maupun satuan, pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing bagi unsur Satgas.

Serta kesiapan dalam langkah dan tindakan yang diambil dalam mengatasi persoalan sesuai dengan prosedur tetap (Protap) Pengamanan VVIP yang berlaku.

Bahkan mengenai ini, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menekankan dan memastikan sinergitas serta kerjasama antar unsur pengamanan yang terlibat.

Utamanya untuk menjamin kelancaran dan menghindari terjadinya kesalahan-kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan tugas.

Terpisah, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf SH mengatakan setelah dilaksanakan Rakorwil bersama Pemerintah Daerah dan Rakorpam pada 6 Oktober 2021 yang dipimpin langsung oleh Danrem, ada titik-titik pengamanan yang telah ditentukan, dimana ia menyebut ada empat titik yang akan didatangi Presiden RI dan rombongan.

Baca juga: Kenang Jasa Para Pahlawan, Kodam IX/Udayana Ikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 

Masing-masing diantaranya Bandara I Gusti Ngurah Rai, Mangrove Information Center (MIC), kantor Gubernur Bali untuk memberikan arahan kepada Forkompimda, BNDCC dan kembali ke Bandara.

"Rangkaian kegiatan ini lebih kurang 6 atau 5 jam, tetapi semuanya sudah kita antisipasi.

Kita menggelar 1.366 personel yang menjaga semua titik baik venue-venue maupun rute yang dilalui RI 1,"

"Kegiatan yang kita laksanakan terus-menerus untuk memantau situasi, sehingga pelaksanaan bisa berjalan aman dan lancar," terang Danrem 163/Wira Satya.

Bahkan ia menyebut salah satu tujuan Presiden Joko Widodo bersama rombongan yakni mengunjungi Mangrove Information Center untuk mendapatkan informasi tentang mangrove baik manfaat dan apa kelebihannya.

"Ya yang utama tentu dalam rangka KTT G-20 yang tahun depan dilaksanakan, tentu prosesnya masih panjang karena pelaksanaan tahun 2022,"

"Berarti harus disiapkan dari sekarang untuk meyakinkan, Bali siap menjadi tuan rumah," pungkas Brigjen TNI Husein Sagaf.

Sementara itu, Danrem 163/Wira Satya berharap dalam kegiatan ini dukungan dari semua pihak dan masyarakat agar kegiatan kunker Presiden RI beserta rombongan dapat berjalan aman dan lancar serta dukungan terhadap kesiapan Bali sebagai tuan rumah KTT G-20.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#Berita Bali
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved