Breaking News:

Berita Badung

Kasus Dugaan Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan, Kejari Badung Periksa 32 Nakes

Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung menghentikan laporan kasus dugaan pemotongan insentif tenaga kesehatan (Nakes).

Tribun Bali/I Komang Agus
Kepala Kejaksaan Negeri Badung I Ketut Maha Agung SH MH - Kasus Dugaan Pemotongan Insentif Tenaga Kesehatan, Kejari Badung Periksa 32 Nakes 

Laporan Pemotongan Insentif Covid-19 Dihentikan

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung menghentikan laporan kasus dugaan pemotongan insentif tenaga kesehatan (Nakes).

Kejari menilai tidak ada temuan perbuatan pidana dalam laporan tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Badung, I Ketut Maha Agung, mengaku langsung melakukan pemeriksaan setelah mendapatkan laporan.

Setidaknya ada 32 tenaga kesehatan yang diperiksa dalam kasus ini.

Baca juga: Sempat Periksa 32 Nakes, Kejari Badung Hentikan Penyelidikan Kasus Pemotongan Dana Insentif Covid-19

"Saat ada laporan kami langsung memanggil beberapa tenaga kesehatan untuk dimintai keterangan. Selebihnya membawa dokumen terkait penerimaan insentif tersebut," katanya, Rabu 6 Oktober 2021.

Maha Agung mengakui saat pemeriksaan Kejari Badung telah melakukan klarifikasi kepada 32 tenaga kesehatan di Puskesmas Kuta Utara, Badung, Bali.

Informasi yang didapat, benar ada sekitar kurang lebih 30 nakes yang namanya dapat diusulkan ke Kementerian Kesehatan untuk menerima dana insentif penanganan Covid-19.

"Jadi kasus ini ada di salah satu puskesmas di Kuta Utara. Namun setelah kami periksa, nama-nama nakes sudah langsung diusulkan sebagai penerima ke Pemerintah Pusat," jelasnya.

Kata dia, sebelum dana dicairkan puskesmas telah menyelenggarakan Zoom meeting terkait kesepakatan penerimaan insentif.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved