Breaking News:

Sponsored Content

BNI Dukung Peluncuran Aplikasi Perseroan Perorangan Ditjen AHU

BNI mendukung penuh diluncurkannya Perseroan Perorangan untuk mendorong wirausaha baru meningkatkan kapabilitas dan mendapatkan akses digital

Editor: Irma Budiarti
Istimewa
Launching aplikasi perseroan perorangan di The Westin Resort Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat 8 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly berharap perseroan perorangan dapat menjadi simbol kebangkitan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia unutk menuju UMKM yang berdaya saing tinggi dan berkelas dunia.

Hal ini disampaikan saat launching aplikasi perseroan perorangan di The Westin Resort Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat 8 Oktober 2021.

Launching aplikasi perseroan perorangan di The Westin Resort Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat 8 Oktober 2021.
Launching aplikasi perseroan perorangan di The Westin Resort Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Jumat 8 Oktober 2021. (Istimewa)

Direktur BNI Henry Panjaitan menyampaikan dukungan penuh BNI atas diluncurkannya Perseroan Perorangan ini untuk mendorong wirausaha baru meningkatkan kapabilitas dan mendapatkan akses digital sehingga bisa memperluas usahanya sampai mancanegara.

Berbagai kelebihan tersebut membuat perseroan perorangan mendapat respon positif dari kepala daerah, kalangan perbankan, dan utamanya pelaku UMK di hampir seluruh wilayah Indonesia.

BNI menyiapkan benefit yang bisa didapatkan oleh pemilik perseroan perorangan berupa akses terhadap fitur produk perbankan dari sisi wholesale.

Baca juga: Gelar Program Undian, BNI Siapkan Hadiah Kendaraan Ramah Lingkungan

Contoh fitur tersebut adalah layanan BNI Xpora yang merupakan platform digital untuk mendukung pelaku usaha yang terintegrasi dengan pasar domestik dan pasar global.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly membubuhkan tanda tangannya saat kunjungan di booth BNI didampingi oleh Bp Henry Panjaitan, Direktur Tresury dan Internasional BNI dan Bp Ahmad Salman Somantri, Senior Vice President BNI.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly membubuhkan tanda tangannya saat kunjungan di booth BNI didampingi oleh Bp Henry Panjaitan, Direktur Tresury dan Internasional BNI dan Bp Ahmad Salman Somantri, Senior Vice President BNI. (BNI)

Setelah rangkaian sosialisasi di Batam, Manado, Bali, dan Medan, launching aplikasi perseroan perorangan sangat dinantikan oleh para pelaku usaha maupun calon pelaku usaha.

Yasonna yang didampingi Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Cahyo R Muzhar menyampaikan, melalui aplikasi perseroan perorangan ini, pelaku UMK dapat memiliki badan usaha yang berbadan hukum hanya dengan 3 (tiga) langkah, yaitu buat akun personal, isi form pendaftaran dan cetak bukti pendaftaran.

Aplikasi perseroan perorangan dibangun dengan tujuan memudahkan pelaku usaha dalam melakukan pendaftaran, perubahan, dan menyampaikan laporan keuangan.

Aplikasi ini dirancang user friendly sehingga para pelaku usaha dari segala lapisan dapat menggunakannya tanpa memerlukan bantuan orang lain.

Selain itu, aplikasi perseroan perorangan ini juga terkoneksi dengan sistem Online Single Submission (OSS), sehingga para pelaku usaha dapat langsung melanjutkan proses perizinan hingga mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Melalui berbagai kemudahan yang diberikan dalam pendirian badan hukum perseroan perorangan, pelaku UMK dan generasi milenial diharapkan dapat mengubah mindset dan lebih percaya diri untuk menjadi pelaku usaha.

Sehingga bisa membuka lapangan kerja yang lebih banyak untuk membantu pemulihan perekonomian nasional setelah terkena dampak pandemi Covid-19.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved