Breaking News:

Berita Bali

Jika Terjadi Peningkatan Kasus di Bali Akibat Penerbangan Internasional Dibuka, Ini Kata Sekda Indra

Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Kemenhub, Novie Riyanto menuturkan hasil dari kegiatan simulasi pelayanan penerbangan internasional

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Sejumlah pejabat stakeholder penerbangan dan pariwisata di Bali saat meninjau kegiatan simulasi pelayanan penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Sabtu 9 Oktober 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Kemenhub, Novie Riyanto menuturkan hasil dari kegiatan simulasi pelayanan penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali akan dievaluasi.

Hasil evaluasi ini akan dibahas kedalam rapat dan pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi-rekomendasi apa yang perlu diperbaiki sebelum mulai diterapkan 14 Oktober 2021 mendatang.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Angkasa Pura I, Wendo Asrul Rose terkait penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pihaknya sudah mencatat ada jadwal penerbangan di musim winter 2021 ini tetapi apakah nantinya dipakai atau tidak dirinya belum mendapatkan update.

“Sementara saat ini kita sudah ada schedule di winter 2021, itu penerbangan terjadwal. Namun apakah jadwal penerbangan itu akan diterbangkan atau tidak nanti akan kita lakukan koordinasi, namun sampai saat ini permintaan dari airline untuk tanggal 14 Oktober belum ada,” imbuh Wendo Asrul, Sabtu (9 Oktober 2021).

Menurutnya, pihak airline atau maskapai perlu melakukan sosialisasi dan membutuhkan waktu untuk menyampaikan kepada costumer-nya bahwa penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai akan dibuka.

Namun diyakininya untuk penerbangan carter akan segera ada yang mengajukan tetapi belum bisa dipastikan jika nanti ada perkembangan akan disampaikan.

Kemudian nantinya bagaimana jika terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Bali pasca pembukaan penerbangan internasional?

Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra menyampaikan jika itu terjadi tergantung pada hasil evaluasinya.

“Tergantung nanti hasil evaluasi dimana tempat terjadinya, di bandara, di tempat karantina atau di tempat destinasinya. Respons itu akan kita lihat nanti kita lihat perkembangannya kasus Covid nya seperti apa, sehingga bentuk kebijakan yang diambil adalah tergantung kepada data dan daerah penyebaran Covidnya. Tapi skenario-skenario pemerintah sudah pastikan,” ungkap Made Indra.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved