Berita Bangli

285 Peserta Seleksi PPPK Guru di Pemkab Bangli Lolos Seleksi Kompetensi Gelombang I

Berdasarkan pengumuman tersebut, lanjut dia, ada 441 orang yang dinyatakan tidak lulus, 50 orang memenuhi ambang batas, dan sembilan orang tidak hadir

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Plt Kadisdikpora Bangli, Jro Widata 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Hasil Seleksi Komptensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru gelombang I telah keluar pada Jumat (8/10/2021).

Hasilnya, 285 peserta dari total 785 orang dinyatakan lolos pada tahap ini.

Pelaksana tugas (plt) Kepala Disdikpora Bangli, Jro Widata saat dikonfirmasi Minggu (10/10/2021) mengungkapkan pengumuman hasil seleksi tersebut sudah diterima masing-masing peserta melalui akun pendaftarannya.

Berdasarkan pengumuman tersebut, lanjut dia, ada 441 orang yang dinyatakan tidak lulus, 50 orang memenuhi ambang batas, dan sembilan orang tidak hadir.

Baca juga: DUH! Kadek Ardiasih Berbohong, Sengaja Rekayasa Kasus Agar Terkesan Jadi Korban Perampokan di Bangli

“50 orang yang memenuhi ambang batas ini maksudnya dia lulus, namun kalah nilainya dengan peserta lain berdasarkan perankingan pada formasi yang dilamar,” jelasnya.

Jro Widata mengatakan, peserta yang tidak lolos seleksi gelombang I selanjutnya diperkenankan mengikuti seleksi gelombang II.

Termasuk bagi 50 peserta yang memenuhi ambang batas, juga diperbolehkan mengikuti seleksi gelombang II.

Mengenai pelaksanaannya, Jro Widata mengatakan sesuai jadwal akan dilaksanakan tanggal 8 hingga 12 November 2021.

“Seleksi gelombang II ini masih intern Bangli, untuk guru sekolah negeri dan swasta. Kalau yang gelombang I kan guru sekolah swasta belum mendapat giliran. Nanti di gelombang III, baru peserta dari kabupaten lain boleh ikut,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat ditemui terpisah mengaku bersyukur dengan jumlah 285 orang yang lulus pada gelombang I.

Menurutnya, jumlah tersebut sudah tergolong banyak untuk gelombang I. Sebab grade yang dipasang di awal ini diakui cukup tinggi.

“Grade yang dipasang di awal ini kan memang cukup tinggi. Walaupun akhirnya ada kebijakan dari Kementerian untuk penurunan grade kelulusannya.

Mudah-mudahan di gelombang II nanti, teman-teman yang kemarin ikut (seleksi) dan berpeluang lagi untuk ikut (seleksi), memiliki pengalaman lebih sehingga persiapannya semakin matang,” ujarnya.

Sedana Arta berharap seluruh guru yang mengikuti seleksi ini bisa lolos, mengingat Bangli memang kekurangan tenaga guru.

Baca juga: Kasus Perampokan di Sidembunut Bangli Terungkap, Ardiasih Merekayasa Kejadian Seolah Menjadi Korban

 Pihaknya juga menerima banyak aspirasi agar guru Paud, Agama, serta Bahasa Bali bisa diikutsertakan.

“Kita sudah bersurat ke pusat. Mudah-mudahan tahun depan ada slot-nya untuk kawan-kawan kita yang guru Paud, Agama, hingga guru Bahasa Bali,” tandasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved