Breaking News:

Berita Denpasar

Belanja di Warung Pakai Uang Palsu, IRT di Denpasar Diamankan Polisi

Seorang perempuan di Kota Denpasar, Bali, diringkus Polsek Denpasar Selatan lantaran melakukan transaksi jual beli menggunakan uang palsu

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Irma Budiarti
Polsek Denpasar Selatan
Wilhelmina Tanggela tersangka pengedar uang palsu di warung daerah Denpasar Selatan, Bali. Seorang perempuan di Kota Denpasar, Bali, diringkus Polsek Denpasar Selatan lantaran melakukan transaksi jual beli menggunakan uang palsu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang perempuan di Kota Denpasar, Bali, diringkus Polsek Denpasar Selatan lantaran melakukan transaksi jual beli menggunakan uang palsu.

Perempuan yang diamankan diketahui bernama Wilhelmina Tanggela, berusia 32 tahun, yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga (IRT).

Menurut keterangan Kapolsek Denpasar Selatan (Densel) AKP I Gede Sudyatmaja, tersangka diamankan setelah pihaknya menerima laporan warga.

"Warga melaporkan kebanyakan para pedagang, karena tersangka menggunakan uang palsu untuk berbelanja di warung dan pasar," ujar AKP I Gede Sudyatmaja terpisah, Minggu 10 Oktober 2021.

Baca juga: Masyarakat Denpasar Patut Waspada Peredaran Uang Palsu, Pedagang Bakso Sudah Jadi Korban

Lebih lanjut, menurut keterangan beberapa saksi kepada petugas kepolisian.

Diketahui kejadian itu terjadi di salah satu warung di Jalan Pulau Bungin, Gang Kertha Boga, Pemogan, Densel, Kota Denpasar.

Lanjut Kapolsek Densel, peritiwa terjadi pada Senin 4 Oktober 2021 sekitar pukul 10.00 Wita.

Dimana saat itu perempuan asal Wewewa Timur, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) datang ke warung milik Ni Made Ekawati (52) untuk berbelanja.

Setelah dicek uang tersebut ternyata uang palsu, oleh korban kasus tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved