Breaking News:

Superball

Gladiator: Autobiografi Kenangan Francesco Totti dan Hal-hal yang Harusnya Bisa Dia Capai

Fracesco Totti baru saja merilis buku autobiografinya yang dalam bahasa inggris berjudul Gladiator. 

Penulis: Harun Ar Rasyid | Editor: Harun Ar Rasyid
FILIPPO MONTEFORTE / AFP
Pemain AS Roma, Francesco Totti. 

TRIBUN-BALI.COM/ - Fracesco Totti baru saja merilis buku autobiografinya yang dalam bahasa inggris berjudul Gladiator. 

Dalam buku tersebut, Totti mengingat kembali masa-masa dirinya menjadi pemain sepakbola.

Terutama ketika dalam masa keemasannya saat menjuarai Scudetto bersama satu-satunya klub yang pernah Ia bela, AS Roma

Sebuah wawancara mendalam bersama The Guardian, Totti pernah disebut sebagai orang gila karena menolak tawaran dari klub-klub besar Eropa. 

Ia bisa saja bergabung denga Real Madrid, menjadi pemain termahal, bermain bersama Beckham dan Zidane.

Namun, sang Pangeran kota Roma bergeming dan bermain bagi AS Roma hingga akhir karirnya. 

"Saya tidak bisa terima disebut gila karena menolak tawaran itu," ungkap sang Pangeran Roma. 

Petarung Bali Rudi Lolos Final Usai Menang Telak 3-0, Enam Petarung Siap Berjuang di Semifinal 

Ia beralasan, dirinya berada dalam puncak karirnya setelah menjuarai Piala Dunia tahun 2006. 

Dan dia menganggap dirinya bukan pemain yang memenangkan trofi setiap tahun.

"yang terbaik tentu saya bisa memenangkan Scudetto bersama Roma, dan yang hanya akan menjadi penyesalan terbesar saya adalah tidak memenangkannya untuk kedua kali," jelas mantan kapten AS Roma.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved