Breaking News:

Berita Klungkung

Kontrak Tenaga Kesehatan Covid-19 di RSUD Klungkung Kemungkinan Tak Diperpanjang Lagi Awal 2022

Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma menjelaskan, Minggu (10/10/2021), jumlah pasien Covid-19 di RSUD Klungkung berjumlah 4 orang

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Seorang petugas medis menggenakan APD lengkap, saat memercikan tirta ke pasien Covid-19 di RSUD Klungkung, Rabu 26 Agustus 2020 lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Angka kasus pasien Covid-19 di RSUD Klungkung terus melandai.

Jika kondisi ini terus berlanjut, kontrak tenaga perawat khusus Covid-19 akan diakhiri awal tahun 2022 mendatang.

Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma menjelaskan, Minggu (10/10/2021), jumlah pasien Covid-19 di RSUD Klungkung berjumlah 4 orang.

Sementara satu diantaranya bergejala berat, dan dirawat di ICU khusus Covid-19.

Baca juga: Paket Sembako Habis, Polres Klungkung Bagikan Ikan Bandeng untuk Tarik Minat Warga Vaksinasi

" Total BOR (Bed Occupancy Rate) di RSUD Klungkung  5,97 persen, dari total 67 tempat tidur," jelas Kesuma.

Dengan tren penurunan jumlah pasien Covid-19 ini, sejumlah ruang isolasi telah dialihkan untuk merawat pasien non Covid-19.

Tidak hanya ruang isolasi yang telah dialihkan, sejumlah perawat yang direkrut khusus merawat pasien Covid-19 juga telah diperbantukan untuk merawat pasien non Covid-19 lantaran penurunan jumlah pasien Covid-19 tersebut.

"Kalau tidak ada lagi lonjakan kasus, maka memungkinan tenaga kontrak khusus penanganan Covid-19, kontraknya tidak kami perpanjang di awal Januari 2022," ujar Nyoman Kesuma, Minggu (10/10/2021).

Menurutnya kontrak perawat dan tenaga pendukung operasional khusus Covid-19 itu, sebenarnya telah diperpanjang dari bulan September 2021 sampai Desember 2021.

Hal ini lantaran lonjakan kasus pada bulan Juli 2021 sampai September 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved