Breaking News:

Berita Jembrana

Sampah Menggunung di TPA Peh, Dinas LH Jembrana Minta Setiap Desa Terapkan TPS3R

Sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah yang dimaksudkan sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Bupati Tamba saat meninjau TPA Peh, Minggu 26 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Sampah masih menjadi persoalan oleh kabupaten Jembrana.

Meskipun demikian, upaya penanggulangan sampah belum cukup maksimal.

Saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jembrana, sedang menggalakkan untuk setiap desa/kelurahan menerapkan pengelolaan sampah dengan TPS3R Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle.

Sistem pengelolaan dan teknologi pengolahan sampah yang dimaksudkan sebagai solusi dalam mengatasi persoalan sampah dan dampak yang ditimbulkannya.

Baca juga: Polsek Negara dan Nakes Percepat Vaksin Dengan Door To Door di Jembrana

“Desa dan kelurahan yang lain sudah kami dorong untuk membuat TPS3R,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jembrana I Wayan Sudiarta, Minggu 10 Oktober 2021.

Menurut dia, bahwa sistem pengolahan sampah TPS3R ini didukung dengan inovasi teknologi mesin pencacah sampah dan pengayak kompos yang lebih efektif dan efisien.

Sayangnya, dari 51 desa dan kelurahan, baru ada sepuluh desa atau kelurahan yang sudah memiliki.

Sejak resmi beroperasi awal tahun 2021, dari total 14.000 kepala keluarga yang ditargetkan mengikuti program ini, hanya 4.000 orang yang mengikuti program.

“Contoh di Desa Cupel, dari jumlah kepala keluarga 1.228 hanya 139 yang berpartisipasi.

Dalam program ini tingkat pemilahan sampah yang masih kurang optimal di sumbernya atau rumah tangga,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved