Breaking News:

Berita Badung

Terkait Awig-awig Subak, Ketua DPRD Badung Minta Pihak Subak Objektif Saat Ada Alih Fungsi Lahan

Jadi jika ada awig-awig kan bagus, namun kan harus mengacu pada peraturan diatasnya. Terutama peraturan daerah yang ada," katanya saat dikonfirmasi

Istimewa
Ketua DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Ketua DPRD Kabupaten Badung, Putu Parwata menyambut baik adanya peraturan atau awig-awig pada Subak di Badung.

Kendati demikian jika ada alih fungsi lahan diminta subak selalu objektif memutuskan.

"Jadi jika ada awig-awig kan bagus, namun kan harus mengacu pada peraturan diatasnya. Terutama peraturan daerah yang ada," katanya saat dikonfirmasi Minggu 10 Oktober 2021 malam.

Dirinya mengaku, alih fungsi lahan tidak semena-mena dilakukan oleh perusahaan atau developer.

Baca juga: Sempat Anjlok, Bapenda Badung Harap Pembukaan Pariwisata Mancanegara Bisa Dongkrak Pendapatan Daerah

Hal itu besar kemungkinan terjadi karena pertumbuhan penduduk semakin meningkat.

"Saya tidak memegang data. Tapi yang saya ingat pertumbuhan penduduk yang juga mengakibatkan ada alih fungsi lahan. Bahkan penambahan penduduk di Badung mencapai 25 persen," katanya.

Dirinya pun mencontohkan, warga yang baru menikah, akan berpikir untuk memiliki rumah.

Nah jika memili lahan persawahan 10 are dan akan dijadikan rumah 2 are juga harus dibijaksanai.

"Kalau mentok, melarang juga salah. Jadi ada peraturan di atas awig-awig itu. Tapi kalau ada pembangunan, subak kan pasti tahu, jadi bisa dibijaksanai," ucapnya.

Terkait dengan lahan pertanian, pihaknya juga sangat berharap bisa dipertahankan. Sehingga pertanian di Badung bisa tetap eksis di tengah pandemi covid-19 ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved