Berita Bangli

Ardiasih Rekayasa Seolah Menjadi Korban, Kasus Perampokan di Sidembunut Bangli Terungkap

Kasus perampokan di Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Kabupaten Bangli pada Kamis 7 Oktober 2021 akhirnya terungkap.

Dok. Istimewa
DUH! Kadek Ardiasih Berbohong, Sengaja Rekayasa Kasus Agar Terkesan Jadi Korban Perampokan di Bangli - Kadek Ardiasih (dipangku) terduga pelaku pencurian pasca kejadian perampokan yang terjadi di Banjar Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Kabupaten Bangli, Bali, Kamis 7 Oktober 2021 - Ardiasih Rekayasa Seolah Menjadi Korban, Kasus Perampokan di Sidembunut Bangli Terungkap. 

Misalnya uang tunai yang disimpan di dalam rumah.

Nyoman Nila mengatakan uang tersebut merupakan tabungannya selama bertahun-tahun dari hasil bekerja sebagai buruh bangunan, menjual ternak babi, maupun hasil pertanian.

Lokasi penyimpanan uang itu diketahui oleh menantunya karena ia percaya Ardiasih tidak akan berbuat sesuatu kepadanya.

“Uang yang di rumah itu digunakan pada situasi mendesak. Seperti kebutuhan berobat saat sakit atau n membeli kebutuhan sarana upacara keagamaan,” ujarnya saat ditemui, Minggu 10 Oktober 2021.

Nyoman Nila mengatakan, sebagian uang dia simpan di koperasi. Jumlahnya sekira Rp 24 juta.

Nyoman Nila memberikan buku tabungan itu kepada Ardiasih untuk disimpan.

“Dia juga yang menjalankan tabungan itu. Saya sempat mengatakan kepada dia, kalau mau buka usaha bapak siap memberikan modal. Tapi kalau tidak mau, ya urus rumah tangga,” ungkapnya.

Nyoman Nila mengaku sempat merasa curiga karena Ardiasih yang notabene hanya ibu rumah tangga, memiliki baju-baju bagus yang digantung di kamar.

Baca juga: Kelanjutan Kasus Perampokan di Banjar Sidembunut, Polisi Kantongi Terduga Pelaku

Namun wanita 24 tahun berkilah bahwa baju tersebut akan ia jual kembali melalui sosial media.

Pihak keluarga enggan mempersoalkan hal tersebut, dan memilih untuk diam.

Dengan terungkapnya Kadek Ardiasih sebagai pelaku, Nyoman Nila belum sempat mengecek sisa tabungan miliknya.

Ia menegaskan tidak akan mencabut laporan ke polisi.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada menantunya.

“Saya tidak akan mencabut laporan. Biar dia bisa belajar, dan bisa kebih dewasa dalam bertindak” tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved