Breaking News:

Berita Jembrana

Kini Masuk ke TPI Pengambengan Diwajibkan Melengkapi Diri Dengan Surat Vaksin Covid-19 

Pemerintah Daerah Jembrana dan Satgas Covid-19 Jembrana berupaya untuk percepatan vaksinasi 100 persen dosis I dan II.

I Made Ardhiangga Ismayana
Pemantauan vaksinasi oleh Bupati Jembrana di TPI Pengambengan, Senin 11 Oktober 2021 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Pemerintah Daerah Jembrana dan Satgas Covid-19 Jembrana berupaya untuk percepatan vaksinasi 100 persen dosis I dan II.

Mendukung upaya tersebut, Bupati Jembrana I Nengah Tamba menggelar sidak vaksin di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pengambengan, Senin 11 Oktober 2021.

Bupati Tamba pun meminta agar saat masuk ke TPI Pengambengan harus dilengkapi dengan sertifikat vaksin.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengatakan, sidak vaksin ini adalah tindak lanjut arahan presiden RI Joko Widodo saat pertemuan bersama jajaran Forkopimda se-Provinsi Bali, Jumat 8 Oktober 2021 lalu.

Presiden RI dalam arahannya menekankan bagaimana percepatan vaksinasi Covid-19 terus dilakukan secara masif khususnya di Provinsi Bali, apalagi jelang dibukanya sektor pariwisata Bali.

“Astungkara capaian vaksinasi Kabupaten Jembrana hasilnya sudah luar biasa, giat sidak yang dilaksanakan kali ini adalah giat bersama jajaran Forkopimda Jembrana akan terus dilakukan sebagai langkah kita percepatan vaksinasi akan terus dilakukan secara masif di Kabupaten Jembrana," ucapnya.

Tamba mengaku, bahwa kegiatan sidak ini menyisir warga yang belum tervaksin khususnya di Desa Pengambengan dan yang bekerja di TPI.

Dari hasil sidak vaksin kali ini, lumayan banyak warga yang terjaring kemudian langsung divaksin di tempat.

Dengan melaksanakan vaksinasi secara masif, Pemda dan Satgas optimis capain vaksinasi tahap I dan II di Kabupaten Jembrana bisa diatas 90 persen.

“Setiap warga yang masuk ke TPI Pengambengan agar dilengkapi dengan sertifikat vaksin. Selain itu nantinya di TPI juga akan dibuka gerai vaksinasi agar lebih optimal, hal tersebut sebagai langkah antisipasi jika masih kedapatan warga yang masuk ke TPI tidak membawa sertifikat vaksin, sehingga bisa ditindak langsung di tempat," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata mengatakan terdapat beberapa kendala yang ditemui, seperti antusiasme warga untuk mengikuti vaksinasi yang masih rendah karena pekerjaan melaut, jadi mereka abai dengan adanya vaksinasi sehingga perlu dilakukan pendekatan.

Di Desa Pengambengan sendiri sambung Parwata, capaian masih tergolong rendah dikisaran 65 persen.

Baca juga: PTM Dibuka, Sejumlah Pelajar di Jembrana Terjaring Sedang Main Bilyard

Baca juga: Termasuk Australia, Kemenparekraf Usulkan Sejumlah Negara yang Akan Diperbolehkan Masuk ke Bali

Baca juga: Keuntungan Apabila Beralih dari TV Analog ke TV Digital, Salah Satunya Tak Ada Biaya Berlangganan

“Terkait instruksi Bapak Bupati tadi, bagi warga yang ingin masuk ke TPI harus dilengkapi vaksin, termasuk juga akan membuka gerai vaksinasi di TPI Pengambengan sehingga nantinya bagi warga masih tidak membawa vaksin, akan segara di vaksin ditempat," pungkasnya. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved