Breaking News:

Bali Sambut Turis Asing 14 Oktober 2021, Syarat-syarat Diperketat, Ini Rinciannya

Bali Sambut Turis Asing 14 Oktober 2021, Syarat-syarat Diperketat, Ini Rinciannya

Penulis: Ragil Armando | Editor: Aloisius H Manggol
Istimewa
penggunaan aksara bali di bandara ngurah rai 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi merangkap Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan hasil evaluasi dan perkembangan PPKM, Senin 11 Oktober 2021.

Dalam evaluasinya, Luhut menyebut jika perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia selama seminggu kebelakang kian menunjukkan angka perbaikan.

Dirinya menyebut bahwa kasus konfirmasi harian nasional turun 98,4 persen, dan khusus untuk Jawa dan Bali bahkan menunjukkan penurunan hingga 98,9 persen.

Baca juga: Begini Kondisi Pantai Batu Bolong Badung Menjelang Dibukanya Penerbangan Internasional ke Bali

“Pertama situasi pandemi Covid-19 menunjukkan perbaikan satu minggu ke belakang ini, kasus konfirmasi harian nasional turun 98,4 persen, dan konfirmasi Jawa-Bali menunjukkan penurunan hingga 98,9 persen dari puncaknya 15 Juli yang lalu,” katanya.

“Selain kasus harian yang membaik, jumlah kematian harian di Indonesia juga mengalami penurunan pada 10 Oktober hanya terdapat kasus kematian sebesar 39 untuk nasional, dan 17 untuk Jawa dan Bali,” imbuhnya.

Bahkan, menurut purnawirawan Jenderal baret merah Kopassus ini, angka Covid-19 Indonesia menjadi yang terendah di ASEAN jauh di bawah dari Singapura, Malaysia, Thailand.

“Dibandingkan dengan negara-negara Asean khusus Indonesia termasuk yang terendah,” paparnya.

Oleh sebab itu, Luhut juga menyampaikan sejumlah syarat masuk bagi turis asing ke Bali seiring dengan dibukanya penerbangan internasional ke Pulau Dewata pada 14 Oktober mendatang. Ia berharap pembukaan Bali dapat memulihkan perekonomian secara bertahap.

Baca juga: 3 Hari Jelang Penerbangan Internasional Dibuka, Ini Syarat Wisman ke Bali

“Pembukaan penerbangan internasional ke Bali dilakukan pada pekan ini, diharapkan mampu memulihkan ekonomi Bali secara bertahap yang masih jauh di bawah kondisi pra-pandemi,” katanya.

Ia juga menyebut sebagaimana arahan Presiden Jokowi, pembukaan Bali harus tetap dilakukan dengan hati-hati meski kasus Covid-19 telah melandai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved