Breaking News:

Berita Bali

Masa Karantina Wisatawan Asing di Bali Ditetapkan 5 Hari, Cok Ace: Karena Mengantisipasi Varian Mu

Keputusan ini diberlakukan seiring dengan munculnya varian baru hasil mutasi Covid-19, yang diberi nama  B.1.621 atau  varian MU

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati saat mengukuhkan pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Buleleng, Selasa (12/10/2021). 

"Kalau sebaran vaksinasi di Bali sudah merata. Jadi setelah menjalani karantina selama lima hari, wisatawan yang datang ke Bali itu bisa kemana pun sesuai dengan yang ia inginkan.

Makanya saya harapkan diseluruh daerah yang ada di Bali, zonanya jangan sampai berubah jadi merah. Jadi saya mohon kerjasama masyarakat dan seluruh pihak, agar mematuhi prokes, sehingga pariwisata bisa kembali bergeliat," ungkapnya.

Sementara Ketua PHRI Buleleng, yang juga terpilih menjadi Ketua BPPD Buleleng Dewa Ketut Suardipa mengatakan, pihaknya akan terus berupaya mempromosikan Buleleng kepada wisatawan mancanegara khususnya yang berasal dari Asia dan Eropa.

Promosi dilakukan dengan membuat sejumlah paket wisata.

Baca juga: Terima Baleg DPR RI, Wagub Cok Ace Titip RUU Provinsi Bali Masuk Prioritas Pembahasan Tahun 2022

"Pangsa pasar Buleleng itu Asia dan Eropa. Untuk itu kami saat ini sedang mempelajari paket-paket wisata apa saja yang disenangi oleh wisatawan itu," jelasnya.

Saat ini, kata Suardipa sejak munculnya wacana akan dibukanya penerbangan internasional pada Kamis (14/10/2021), bookingan di beberapa hotel sudah mulai meningkat.

"Bookingan rata-rata untuk Desember dalam rangka perayaan natal dan tahun baru. Itu tamu Eropa semua, seperti dari Jerman dan Belanda. Ini peluang bagi pelaku wisata. Kami pun akan terus berupaya mempromosikan Buleleng baik dari destinasi dan hotel-hotelnya," tutupnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved