Breaking News:

Bangli

Nihil Pasien yang Melakukan Isolasi, BPBD Usul Nonaktifkan Lokasi Isoter di RSJ Bali

Tempat isolasi terpusat (isoter) yang bertempat di RSJ Bali rencananya akan dinonaktifkan. Alasannya, karena jumlah kasus positif covid-19 di Bangli

Tribun Bali/Freedy
Sepi - suasana posko jaga di tempat isolasi terpusat RSJ Bali. Selasa (12/10) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Tempat isolasi terpusat (isoter) yang bertempat di RSJ Bali rencananya akan dinonaktifkan.

Alasannya, karena jumlah kasus positif covid-19 di Bangli yang terus mengalami penurunan.

Bahkan sejak beberapa hari terakhir sudah tidak ada yang menempati kamar isolasi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Bangli, I Ketut Gde Wiredana, Selasa (12/10).

Kata dia, tempat isolasi dengan kapasitas 120 tempat tidur itu nihil pasien sejak tiga hari terakhir.

Kondisi ini seiring dengan kasus sebaran virus corona yang terus mengalami penurunan.

“Yang terakhir (diisolasi, red) tanggal 8 Oktober, sebanyak tiga orang. Seluruhnya pulang pada sore hari,” ucapnya.

Baca juga: Perampokan di Bangli Ternyata Rencana Menantunya, Nyoman Nila Terus Proses Hukum: Biar Dia Belajar

Dengan kondisi tersebut, Wiredana mengaku telah mengusulkan pada Bupati Bangli selaku Ketua Satgas Covid-19 Bangli untuk menonaktifkan tempat isoter di RSJ.

Sebab walapun tidak ada pasien, petugas gabungan dari dinas kesehatan, BPBD, Satpol PP, TNI, polri dan relawan PMI tetap melaksanakan penjagaan di posko.

“Mereka berjaga 24 jam dengan sistem shift. Kalau tidak ada yang diisolasi kan kasihan yang jaga."

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved