Breaking News:

Berita Bali

Berkaca pada Kasus Narkoba di Kampus USU, BNNP Bali Minta Pihak Rektorat di Bali Laporkan Indikasi

Berkaca dari kasus oknum mahasiswa USU. Kami BNNP Bali sudah melakukan langkah - langkah untuk mengantisipasi hal serupa terjadi di Bali,"

Unmas Denpasar
Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra saat menjadi narasumber dalam acara Gema Maba Unmas Denpasar, Selasa 31 Agustus 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra menegaskan pihaknya telah mengantisipasi kasus penyalahgunaan narkoba masuk di lingkungan kampus.

Seperti kasus yang baru-baru ini terungkap puluhan mahasiswa dan alumni pesta narkoba di Universitas Sumatera Utara (USU) atas penggrebekan tim BNNP Sumatera Utara.

"Berkaca dari kasus oknum mahasiswa USU. Kami BNNP Bali sudah melakukan langkah - langkah untuk mengantisipasi hal serupa terjadi di Bali," kata Sugianyar saat dijumpai Tribun Bali di Kantor BNNP Bali, Rabu 13 Oktober 2021.

Brigjen Pol Sugianyar tak menampik bahwa berdasarkan data yang ia miliki banyak penyalahguna narkoba melibatkan oknum-oknum mahasiswa

Baca juga: Cegah Peredaran Narkoba di Desa, BNNP Bali Gelar Tes Urine

"Dari data yang ada memang banyak penyalahguna narkoba melibatkan oknum mahasiswa," ucapnya.

Oleh karena itu, BNNP Bali jauh-jauh waktu sudah berupaya bersinergi dengan pihak rektorat dari kampus-kampus di Bali untuk pro aktif melaporkan indikasi-indikasi kasus penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak - pihak universitas seperti Universitas Mahendradatta, Universitas Mahasaraswati, UNUD dan lainnya untuk melakukan upaya pencegahan dan kami minta dari pihak rektorat kalau ada indikasi agar melaporkan.

BNNP Bali siap mengantisipasi melakukan penangkapan," ujar Sugianyar

Di samping itu, BNNP Bali telah memperkuat upaya sosialisasi dan edukasi tentang bahaya narkoba dengan melibatkan seniman, influencer serta media sosial untuk menekan angka kasus narkoba di Bali. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved