Breaking News:

Berita Badung

BNN Badung dan Provinsi Sudah Koordinasi Terkait Pembangunan Tempat Rehabilitasi

Pembangunan tempat rehabilitasi di Kabupaten Badung sudah dikoordinasikan oleh pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Badung

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Kepala BNN Badung Anak Agung Gede Mudita 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Pembangunan tempat rehabilitasi di Kabupaten Badung sudah dikoordinasikan oleh pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Badung maupun provinsi.

Hal tersebut dikatakan Plt. Kepala BNN Badung Anak Agung Gede Mudita saat dikonfirmasi Jumat 15 Oktober 2021.

"Kita sudah koordinasi sama Badung, termasuk dari provinsi juga sudah," kata Agung Gede Mudita. 

Dijelaskan, pembangunan rumah rehabilitasi untuk pecandu narkoba di Kabupaten Badung sangat penting.

Lantaran dengan adanya rumah rehabilitasi dapat mengurangi masyarakat Badung yang ditindak dengan permasalahan narkoba. 

Baca juga: Pemkab Terkendala Anggaran Rp 700 Miliar, Proyek Jalan Lingkar Selatan Badung Terhenti

"Memang kami di BNN Kabupaten Badung sangat memerlukan rumah rehabilitasi, karena kasus narkoba kini semakin banyak," ucapnya.

Dijelaskan BNN mempunyai prinsip, apabila masyarakat yang melaporkan diri atau melaporkan keluarganya yang merupakan korban penyalahgunaan narkoba tidak akan ditangkap atau dihukum, namun akan direhabilitasi. 

Selain itu  indentitasnya juga akan dirahasiakan dan biaya rehabilitasi gratis.

"Sejatinya rumah rehabilitasi yang dimiliki BNNP Bali sangat minim. Sehingga kita sangat berharap Pemkab Badung dapat mendirikan rumah rehabilitasi sendiri," ucapnya.

Baca juga: Proyek Jalan Lingkar Selatan di Badung Mandek,Dinas PUPR Sebut Biaya Pembebasan Lahan Capai Rp 700 M

Dirinya mengaku untuk tempat rehabilitasi, idealnya kurang lebih 250 tempat tidur. Sehingga optimal dalam melakukan rehabilitasi tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved