Breaking News:

Bangli

Kejari Bangli Lakukan Pemeriksaan GOR Tembuku Karena Dirasa Tak Pernah Difungsikan

Dinilai tak pernah difungsikan, Kejaksaan Negeri Bangli melakukan penyelidikan pada Gelanggang Olah Raga (GOR) Tembuku.

istimewa
Bangunan Gor Tembuku yang dinilai jarang difungsikan 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Dinilai tak pernah difungsikan, Kejaksaan Negeri Bangli melakukan penyelidikan pada Gelanggang Olah Raga (GOR) Tembuku.

Pihak Kejari bahkan juga menggandeng tim ahli dari sejumlah instansi.

Kasi Intel Kejari Bangli, I Nyoman Gunarta saat dikonfirmasi Jumat (15/10) membenarkan jika pihaknya tengah melakukan penyelidikan setelah melihat bangunan GOR yang berlokasi di Desa Tembuku itu tidak pernah difungsikan.

Tindak lanjut hal tersebut, Jaksa asal banjar Tanggahan Tengah, Desa Demulih, Kecamatan Susut itu mengatakan telah memanggil sejumlah pihak yang mengetahui proses pembangunan, untuk dimintai keterangan. Kendati demikian, Gunarta enggan menyebut siapa saja nama-nama yang telah dipanggil oleh kejaksaan.

Disisi lain, pihaknya mengatakan Kejaksaan saat ini menggandeng beberapa tim ahli. Mulai dari Universitas Udayana, Dinas PUPR Perkim Bangli, hingga Bidang Aset. Tujuannya untuk mengetahui nilai bangunan dari GOR tersebut.

“Kami masih terus melakukan pendalaman. Apabila ditemukan ada penyimpangan, tentu akan diproses sesuai kaidah hukum yang berlaku,” tandasnya.

Baca juga: Kisah Bali Tembus 5 Besar di XX PON Papua, Rutin Lakukan Persembahyangan saat Paceklik Medali Emas

Baca juga: Komunitas Partner GoFood, Wadah Terbesar Komunitas UMKM Kuliner di Industri Digital

Diketahui, GOR Tembuku dibangun sejak tahun 2010, dari anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Mantan Camat Tembuku, Dewa Agung Putu Purnama saat dihubungi terpisah mengaku sempat dipanggil oleh Kejari Bangli, untuk dimintai keterangan. Tak hanya dirinya, namun juga dua mantan camat lain juga dipanggil terkait hal serupa.

“Baru-baru ini, sekitar sebulan lalu dipanggil. Saya ditanya mengenai apa yang diketahui tentang GOR tersebut,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangannya pada pihak Kejaksaan, lanjut Purnama, ia hanya mengetahui jika GOR itu sudah berdiri saat dirinya menjabat tahun 2013. Ia juga mengatakan sesuai dengan laporan dari staf, diketahui masih ada permasalahan dengan penyanding. (mer)

Berita Lainnya terkait Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved