Berita Bali

BASAbali Wiki Luncurkan Buku Kisah Heroik Luh Ayu Manik Mas Seri ke-7 Serangkain Gelaran UWRF 2021

Peluncuran kisah terbaru Luh Ayu Manik Mas ini, mengambil media wayang kulit, mengingat wayang kulit merupakan seni pertunjukan asli Indonesia

ist/doc pribadi
Gde Nala Antara saat sedang memegang buku Luh Ayu Manik Mas 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kali ini BASAbali Wiki meluncurkan kisah terbaru Luh Ayu Manik Mas, yang berjudul 'Monster Virus Ngrejek Desa' atau dalam bahasa Indonesia adalah 'Monster Virus Menyerang Desa. Dan dalam bahasa Inggris, disebut 'A Monster Virus Attacks the Village'.

Peluncuran kisah terbaru Luh Ayu Manik Mas ini, mengambil media wayang kulit, mengingat wayang kulit merupakan seni pertunjukan asli Indonesia.

Wayang kulit dapat menghibur sekaligus mengedukasi.

Dalam seri ke-7 ini, Luh Ayu Manik Mas dikisahkan memerangi monster di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Mau Menyaksikan Ubud Writers & Readers Festival 2021? Ini Deretan Acara yang Digelar

Monster kali ini, telah membuat Sagamera, keponakannya, beserta nenek dan kakeknya turut tertatih-tatih menghadapinya.

"Buku Luh Ayu Manik Mas ke-7 ini sangat menarik, karena media untuk mendidik anak. Sehubungan dengan ilmu pengetahuan melalui bahasa yang sederhana, jelas, dan komunikatif.

Gambarnya bagus, ceritanya aktual namun dikemas secara fantasi," kata Made Taro, maestro pendongeng cerita anak dari Bali tentang komik terbaru Luh Ayu Manik Mas.

Dalam siaran pers, yang diterima Tribun Bali, Minggu 17 Oktober 2021, disebutkan sedikit kutipan cerita Luh Ayu Manik Mas dalam seri terbarunya.

"Di tengah hiruk pikuk acara magibung, warga mencium bau menyengat dari asap beracun yang dikeluarkan Kala Tangi. Warga desa menghirup asap itu, sehingga warga semua pingsan begitu juga Luh Ayu Manik Mas". Itulah cuplikan cerita Luh Ayu Manik Mas dalam seri terbarunya.

Kisah terbaru Luh Ayu Manik Mas ini, ditampilkan sebagai pertunjukan wayang kulit dalam perhelatan Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2021 pada 17 Oktober di Restoran Indus, Ubud, Gianyar, Bali.

"Ada kearifan lokal yang diangkat, bahwa kita hidup menyatu dengan alam. Kalau manusia tidak menjaga dan menyucikan alam, maka penyakit akan muncul.

Saya salut bahwa buku Luh Ayu Manik Mas ke-7 yang baru saja saya baca, benar-benar menarik perhatian. Apalagi ditulis dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Bali, Indonesia, dan Inggris," imbuh pendiri Sanggar Kukuruyuk ini.

BASAbali Wiki juga sedang melangsungkan program donasi komik Luh Ayu Manik Mas.

Donasi ditujukan untuk anak-anak rentan atau dari keluarga kurang mampu. Donasi ini diharapkan mampu meningkatkan literasi anak-anak rentan.

Baca juga: Terhempas Ombak Saat Bermain Surfing di Pantai Batu Bolong Badung, Warga Ubud Dilarikan ke RS

Sehingga memberi kesempatan mereka untuk lebih maju. Donasi bisa melalui https://gofund.me/dd13c961 untuk membantu anak-anak kurang mampu. (*)

Artikel lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved