Breaking News:

Bisnis

Buatan Dalam Negeri Go International, Motor Listrik Besutan GESITS Diekspor Perdana ke Senegal

Duta Besar RI Dakar, Dindin Wahyudin mengatakan, ekspor GESITS ke Senegal ini akan membuka pasar ke negara-negara di sekitarnya.

Warta Kota/Henry Lopulalan
Presiden Joko Widodo mencoba mengendarai motor listrik buatan dalam negeri Gesits seusai melakukan audiensi dengan pihak-pihak yang terlibat proses produksi di halaman tengah Istana Kepresidenan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018). Kini sepeda motor listrik ini diekspor ke Senegal. 

TRIBUN-BALI.COM - Produk buatan asli Indonesia kembali go international.

Hal ini dibuktikan PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) melakukan ekspor perdana Motor Listrik GESITS ke Senegal, pada hari Sabtu (16/10/2021).

Pengiriman sebanyak 1 kontainer dari Pabrik WIMA di Kawasan Industri WIKA, Cileungsi – Bogor.

Duta Besar RI Dakar, Dindin Wahyudin mengatakan, ekspor GESITS ke Senegal ini akan membuka pasar ke negara-negara di sekitarnya.

"Senegal merupakan negara paling stabil secara politik di kawasan, dan merupakan pintu masuk atau hub bagi negara-negara di sekitarnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (17/10/2021).

Baca juga: Akselerasi Kendaraan Bermotor Listrik, PLN Teken MoU dengan Hyundai, Wuling, GESITS dan Grab

Direktur Utama WIMA, M. Samyarto mengatakan bahwa ekspor motor listrik GESITS ini merupakan perdana dilakukan oleh WIMA setelah pada bulan Juni lalu dilakukan peluncuran resmi GESITS di Senegal oleh Duta Besar RI Dakar.

Ia bilang, pelaksanaan ekspor perdana ini merupakan bukti nyata kualitas produk dalam negeri mampu bersaing di pasar global.

"Hal ini juga membuktikan bahwa GESITS adalah suatu produk yang unggul dan berkualitas dikelasnya,” sebutnya.

Lebih lanjut, Samyarto juga menggarisbawahi bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan banyak pihak.

Antara lain, Kementerian Luar Negeri Indonesia khususnya Kedutaan Besar RI di Dakar, yang turut mempromosikan GESITS di kawasan Afrika Barat.

Dukungan tersebut merupakan wujud nyata pelaksanaan diplomasi ekonomi untuk menembus pasar prospektif di wilayah Afrika Barat serta bentuk konkrit dukungan program BUMN Go-Global," lanjutnya.

Momentum kedatangan motor listrik tersebut, nantinya akan dimanfaatkan KBRI Dakar pada acara pameran dagang terbesar di Senegal awal Desember 2021.

Pameran dagang ini tidak hanya akan dihadiri oleh masyarakat Senegal, namun juga potential buyers dari negara-negara lain, khususnya dari wilayah Afrika Barat.(*)

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved