Breaking News:

Berita Tabanan

Harga Manggis Bali Meroket Tembus Rp 30 Ribu/Kg, Sudah Diekspor ke China dan Kini Sasar Uni Eropa

Manggis Bali yang dominan berasal dari Tabanan juga masih melakukan ekspor ke negeri China dengan permintaan yang cukup tinggi

Istimewa
Salah satu kegiatan di tempat kemasan Ekspor Manggis Bali di Tabanan belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Para petani khususnya buah manggis saat ini sedang sumringah.

Sebab, selain harga yang melambung tinggi hingga Rp 30 ribu per kilogram ini, komoditi berbentuk bulat warna hitam ini juga menunjukkan buah yang banyak.

Bahkan, Manggis Bali yang dominan berasal dari Tabanan juga masih melakukan ekspor ke negeri China dengan permintaan yang cukup tinggi.

Setidaknya ekspor sudah dimulai pada awal bulan Oktober 2021 ini.

Baca juga: Bali Ekspor Manggis Lagi ke China, Rutin Kirim Tiap Hari Sejak Buka Direct Flight

Menurut penuturan Ketua Perkumpulan Eksportir Manggis dan Hortikultura, Jro Putu Tesan, pihaknya tidak hanya mengandalkan hasil produksi Manggis di Kabupaten Tabanan. Melainkan juga menyasar daerah tetangga seperti Jembrana, Buleleng dan Karangasem.

Saat ini, harga buah manggis kini melambung tinggi mencapai Rp 30 ribu per kilogram. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya di kisaran Rp 15 ribu.

Kemudian juga, kata dia, pihaknya saat ini sedang terus berjuang untuk memenuhi permintaan yang tinggi yakni 36 ribu ton.

Hanya saja, dari Tabanan hanya mampu memenuhi sekitar 65 persennya sedangkan sisanya dipenuhi dari daerah lain seperti Jembrana, Buleleng dan Karangasem.

Dalam sehari, saat ini baru bisa mengirim 20 ton, sebab puncak dari buah manggis ini mulai pada bulan November 2021 hingga April 2022 mendatang.

"Untuk yang dominan itu menang dari kita di Tabanan, tapi selain itu juga ada dari Jembrana, Buleleng, bahkan juga Karangasem," katanya saat dikonfirmasi, beberapa hari lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved