Breaking News:

Berita Klungkung

PTM Berjalan Tiga Pekan, Sekolah di Klungkung Tambah Jam Pelajaran

Salah satu sekolah yang mulai menambah jam pelajaram saat PTM yakni SMA N 2 Semarapura.Jam PTM ditambah 10 menit setiap mata pelajaran.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Noviana Windri
SMA N 2 Semarapura
Suasana pelaksanaan PTM di SMA N 2 Semarapura, Jumat (15/10) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Beberapa sekolah di Klungkung sudah melakukan evaluasi  terkait penerapan pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Klungkung yang sudah terlaksana selama 3 minggu.

Beberapa sekolah pun telah melakukan penambahan waktu pelajaran saat PTM, sehingga siswa lebih banyak belajar dan berdiskusi di sekolah.

Salah satu sekolah yang mulai menambah jam pelajaram saat PTM yakni SMA N 2 Semarapura.

Jam PTM ditambah 10 menit setiap mata pelajaran.

Kepala Sekolah SMA N 2 Semarapura I Wayan Janiarta menjelaskan, keputusan menambah jam pelajaran itu dilakukan karena melihat hasil evaluasi PTM selama tiga minggu telah berjalan baik. Serta kasus Covid-19 di Klungkung yang mulai melandai.

Baca juga: PTM Sudah Berlangsung, Komite PPI & PRA RSUP Sanglah Edukasi Prokes Ke Siswa SMPN 7 Denpasar

Baca juga: DPRD Bali Minta Dinas Pendidikan Evaluasi PTM Setelah Berlangsung Dua Minggu

Baca juga: Dua Minggu PTM, Hari Ini Siswa SMPN 3 Abiansemal dan SMPN 5 Mengwi Badung Jalani Swab PCR

" Selama menjalankan PTM, sejauh ini belum ada klaster Covid-19 di lingkungan sekolah," ungkap Janiarta, Minggu 17 Oktober 2021.

Pertambahan waktu pelajaran saat PTM itu, dari sebelumnya 30 menit sekarang menjadi 40 menit di setiap mata pelajarannya.

Sehingga siswa bisa banyak belajar dan berdiskusi di sekolah. Sedangkan sisa waktu untuk daring digunakan siswa untuk mengerjakan tugas.

"Penambahan waktu pelajaran saat PTM ini masih kami evaluasi terus. Sembari memantau perkembangan kesehatan setiap siswa," jelasnya.

Sementara itu salah seorang siswa, Putu Mulia mengaku sangat senang karena adanya penambajan jam pelajaran

Menurutnya penambahan jam pelajaran di kelas memberikan waktu yang lebih banyak untuk dirinya belajar di sekolah.

Sehingga waktu di rumah untuk pelajaran daringnya dimanfaatkan untuk menyelesaikan tugas-tugas saja.

" Biasanya kalau di rumah tidak paham materi, kalau di sekolah kita bisa nanya sama guru di kelas. Malah dengan pertambahan waktu 10 menit, saya senang karena bisa diskusi dengan teman lebih lama," ungkapnya.

Baca juga: PTM Smansa Tabanan Disetop, Dua Siswa Positif, Kelas Dialihkan Daring Lagi

Baca juga: Sekolah di Bali Bersiap Gunakan Aplikasi PeduliLindungi Saat PTM, Kadisdikpora Minta Segera Instal

Baca juga: Siswa dan Guru Peserta PTM di Denpasar Akan Menjalani Rapid Antigen Acak

Sementara itu selama penerapan PTM, SMAN 2 Semarapura  menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kedatangan siswa ke sekolah dibagi setiap jeda satu mata pelajaran.

Jika ada siswa dengan gejala demam, sudah disediakan klinik di sekolah dengan dua orang petugas kesehatan yang siaga selama jam pelajaran dilaksanakan dari pagi hingga sore.

Selain itu di SMA 2 Semarapura guru dan siswa  sudah 100 persen divaksin pertama dan kedua. (Mit)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved