Breaking News:

Vaksinasi

59 Persen Penduduk Indonesia Divaksin Covid-19 Lengkap Akhir Tahun 2021

Budi optimistis mencapai target tersebut, lantaran sampai hari ini capaian vaksinasi di RI telah menyentuh angka 172 juta dosis.

Editor: DionDBPutra
Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Sampai saat ini capaian vaksinasi di Indonesia telah menyentuh angka 172 juta dosis. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi vaksinasi Covid-19 di Indonesia mencapai 300 juta dosis pertama dan 162 juta dosis lengkap pada akhir tahun 2021.

Menurutnya, ini berarti sekitar 80,5 persen telah menerima vaksin dosis pertama dan 59 persen menerima dosis kedua dari target sebanyak 208,5 juta sasaran vaksinasi.

Budi optimistis mencapai target tersebut, lantaran sampai hari ini capaian vaksinasi di RI telah menyentuh angka 172 juta dosis.

Baca juga: Cara Medaftar Vaksinasi Covid-19 Online, Mudah Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Umum di Denpasar Capai 300 Persen

"Kita hampir 52 persen dari target yang ada (208,5 juta orang). Sebanyak 108 juta rakyat Indonesia sudah mendapatkan akses ke vaksinasi dosis pertama dan 63 juta sudah mendapatkan akses vaksinasi lengkap atau 2 dosis," ujar Menkes dalam konperensi pers virtual, Senin 18 Oktober 2021.

Ia juga mengatakan, target dua juta suntikan per hari telah enam kali ditembus yaitu, pada tanggal 22, 23, 29, dan 30 September. Kemudian di Oktober pada tanggal 13 Oktober dan 14 Oktober.

"Diperkirakan sampai dengan akhir tahun kita bisa mencapai mendekati 300 juta suntikan dan 168 juta rakyat kita sudah bisa suntikan dari target 208 juta atau 80,5 persen bisa mendapatkan akses ke suntikan pertama,” katanya.

Ia menambahkan, diperkirakan dosis kedua atau vaksinasi lengkap bisa menyentuh angka 122 juta orang. “Atau sekitar 59 persen dari target populasi kita sebanyak 208 juta orang yang di atas 12 tahun," ujar Budi.

Menurut Budi, Presiden Joko Widodo terus meminta agar vaksinasi dipercepat terutama ibukota-ibukota provinsi yang capaian vaksinasinya masih rendah. Kemudian juga ada beberapa kota-kota yang padat penduduknya.

"Juga daerah yang akan mengadakan acara-acara besar seperti di Mandalika," ujar Budi.

Turunkan Level PPKM

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved