Berita Internasional
Pangeran William Kritik Elon Musk dan Jeff Bezos Soal Wisata Luar Angkasa
Pangeran William kritis Jeff Bezos, Elon Musk, dan Richard Branson terkait perlombaan mereka tentang pariwisata luar angkasa.
Penulis: I Putu Juniadhy Eka Putra | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM, INGGRIS – Pangeran William kritis Jeff Bezos, Elon Musk, dan Richard Branson terkait perlombaan mereka tentang pariwisata luar angkasa.
Duke of Cambridge berpendapat bila seharus para pemikir terbesar di dunia fokus terhadap pemecahan masalah lingkungan seperti yang dihadapi Bumi saat ini.
Hal itu bermula ketika Kapten Kirk star, Shatner dikirim ke ruang angkasa oleh bos Amazon, Jeff Bezos dengan Roket Blue Origin.
Shatner menjadi orang tertua pertama yang berada di luar angkasa, ia mengatakan setiap orang harus melihat hal ini.
Dikutip Tribun-Bali.com dari BBC lewat The Sun pada Senin, 16 Oktober 2021, William memberikan kritikan terkait tentang para orang-orang terkaya yang berlomba-lomba tentang wisata luar angkasa.
“Kita butuh pemikiran terbaik untuk memperbaiki keadaan planet ini, bukannya mencoba untuk menemukan tempat baru untuk hidup,” jelasnya.
Namun, pariwisata luar angkasa telah dikritik habis-habisan termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan hal yang sangat membahayakan lingkungan bumi.
Tetapi pariwisata luar angkasa untuk orang kaya dan terkenal telah dikritik habis-habisan termasuk oleh PBB karena secara besar-besaran tidak ramah lingkungan.
Baca juga: Preview Liga Inggris Arsenal vs Crystal Palace: Arteta Ungakp Kondisi Tim, Xhaka Belum Tersedia
Selama 35 menit obrolannya bersama Adam Fleming dalam BBC Newscast, Pangeran William menonton kembali klip dari film dokumenter lima bagiannya The Earthshot Prize: Repairing our Planet.
"Saya ingin hal-hal yang saya nikmati, kehidupan luar, alam, lingkungan, saya ingin itu ada untuk anak-anak saya, dan bukan hanya anak-anak saya tetapi anak-anak orang lain juga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Duke of Cambridge mengingatkan itu tidak mencuri masa depan anak-anak.
"Jika kita tidak hati-hati, kita merampas masa depan anak-anak kita lewat tindakan yang kita lakukan saat ini,” sambungnya.
Duke akan berada di COP26 di Glasgow bulan depan saat para pemimpin dunia sedang berusaha memerangi perubahan iklim.
Selain itu, suami dari Kate Middleton ini memperingatkan agar tidak berbicara pintar,bertutur kata pintar namun tidak bertindak sama sekali.
Ia juga mengatakan bila konferensi iklim merupakan hal yang sangat penting untuk berkomunikasi dengan sangat jelas dan sangat jujur tentang permasalah dan solusi yang patut dihadapi.
"Itulah mengapa The Earthshot Prize sangat penting, karena kami mencoba menciptakan aksi,” jelasnya.
Berbicara tentang isu-isu lingkungan telah menjadi hal utama dari keluarga kerajaan Inggris, dan William mengikuti jejak mendiang kakeknya dan suami Ratu Elizabeth, Pangeran Philip, dan ayahnya, Pangeran Charles.
Baca juga: Dianggap Langgar Protokol Kerajaan, Pangeran William dan Kate Dinilai Tunjukan Sinyal Kepempimpinan
Charles, pewaris takhta berusia 72 tahun, selama beberapa dekade menyerukan tindakan untuk menghentikan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, jauh sebelum masalah perlombaan wisata ke luar angkasa menjadi isu utama.
William menyebut ayahnya sering kali menghadapi ejekan di sepanjang jalannya menyerukan isu lingkungan tersebut.
"Ini merupakan jalan yang sulit baginya. Dia mengalami perjalanan yang sangat sulit, dan saya pikir dia telah terbukti berada di depan kurva," kata William.
"Tapi seharusnya tidak ada generasi ketiga yang sekarang datang untuk lebih meningkatkannya (isu perubahan iklim). Bagi saya, itu akan menjadi bencana mutlak jika George (anak sulungnya) duduk di sini ... dalam waktu sekitar 30 tahun, waktu apa pun, masih mengatakan hal yang sama, karena pada saat itu kita akan terlambat," imbuhnya.
Shatner dan astronot baru Chris Boshuizen, Glen de Vries dan Audrey Powers keluar dari roket mereka di Texas Barat kemarin.
Mereka mendarat setelah misi pertama mereka ke perbatasan terakhir setelah menghabiskan hanya tiga menit dalam gravitasi nol.
Ketika Shatner muncul dari kapsul, dia disambut oleh bos Blue Origin Jeff Bezos dan langsung memeluknya.
Orang kaya dan terkenal di dunia mengantri untuk membeli penerbangan di tengah perlombaan antariksa miliarder baru. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pangeran-william-dan-kate-middletno.jpg)