Breaking News:

Berita Badung

Cerita Supriyadi Berhenti Usaha Art Shop dan Beralih Jualan Helm Unik di Jimbaran Badung

ia memiliki art shop di daerah kuta, namun karena pandemi, sejumlah art shop menutup lapak karena tak ada kunjungan wisatawan

Penulis: Rizal Fanany | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Rizal Fanany
Supriyadi membersihkan helm unik berbagai motif sebelum dijual melalui jejaring media sosial di kawasan Jimbaran, Badung, Rabu 20 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Supriyadi nampak membersihkan helm unik berbagai motif sebelum dijual melalui jejaring media social, di kawasan Jimbaran, Badung, Rabu 20 Oktober 2021.

Sebelumnya, ia memiliki art shop di daerah Kuta, namun karena pandemi, sejumlah art shop menutup lapak karena tak ada kunjungan wisatawan.

"Dulu bekerja di art shop daerah dekat discovery mall, karena pandemi semua pada tutup karena tidak ada kunjungan wisatawan. Sempat juga jadi nelayan tapi gak lama", katanya.

Ia menceritakan hampir seluruh pemilik art shop 85 persen balik ke kampung halamannya dan sisanya bertahan di Bali untuk menyambung hidup.

Baca juga: Tak Semua Siswa Bawa HP, Disdikpora Badung Belum Sediakan QR Code PeduliLindungi di Sekolah

" Ya rata-rata teman saya banyak yang balik kampung, ada yang bertani dan beternak. Kalau yang lainnya yang bertahan  kerja serabutan ", imbuhnya.

Alasan ia masih bertahan dan tinggal di daerah pariwisata karena ia masih berharap kedepannya pariwisata Bali akan segera pulih, terlebih bandara internasional sudah mulai dibuka.

" Kalau saya bertahan di Bali ya karena keluarga sudah di sini dan kedepan pandemi akan berakhir, pariwisata Bali kembali pulih apalagi sekarang bandara sudah dibuka", tuturnya.

Saat ini ia mencoba peruntungan dengan berjualan helm unik berbagai motif seperti Tabung Gas LPG, Teko, Granat, Hingga Rice Cooker.

Ia memasarkan helm unik tersebut di jejaring media sosial seperti Facebook dan Whatsapp.

“Saya jualan ini coba-coba, karena ada teman jakarta yang menawari berjualan helm unik ini. Itu pembuatannya dari fiberglass jadi lebih SNI.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved