Breaking News:

Berita Jembrana

Dua Tersangka Pemalsuan Surat Keterangan Rapid Test di Jembrana Dilimpahkan ke Kejaksaan

Pelimpahan ini seiring dengan lengkapnya bukti atau P21 oleh penyidik ke Jaksa di Kejaksaan Negeri Jembrana.

Dua Tersangka Pemalsuan Surat Keterangan Rapid Test di Jembrana Dilimpahkan ke Kejaksaan
net
Ilustrasi

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Proses pelimpahan tahap II, tersangka dan barang bukti kejahatan dilakukan penyidik Satreskrim Polres Jembrana.

Pelimpahan ini seiring dengan lengkapnya bukti atau P21 oleh penyidik ke Jaksa di Kejaksaan Negeri Jembrana.

Dua tersangka yang dilimpahkan ialah Heri Kusnandar, 39 tahun dan Yusron Amirulloh, 37 tahun, tersangka pemalsuan surat keterangan rapid test.

Kasipidum Kejari Jembrana Delfi Trimariono mengatakan, untuk kasus surat rapid tes yang melibatkan dua tersangka sudah dilimpahkan oleh penyidik, sejak Senin 18 Oktober 2021 lalu.

Baca juga: Raih Emas Cabor Karate-ka, Kadek Dwi Antara Dapat Bonus dari Bupati Jembrana

Pihaknya menerima lengkap mulai bukti berkas dan tersangka yang lengkap alias P21.

Saat ini kedua tersangka pun masih dititipkan di ruang tahanan Polsek Melaya, menilik dengan situasi pandemi dimana tidak dapat ditahan di Rutan Negara.

“Untuk berkas, bukti dan tersangka sudah dilimpahkan.

Kami menganggap sudah cukup memenuhi unsur dan siap disidangkan.

Tahanan kami titipkan di polsek, setelah kami limpahkan perkara ke pengadilan baru kami akan memindahkan ke rutan negara,” ucapnya, Rabu 20 Oktober 2021.

Dijelaskannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 263 ayat 2 KUHP atau Pasal 268 KUHP atau Pasal 14 ayat 1 UU No. 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved