Breaking News:

Human Interest Story

Kisah Duka Ibunda Lionel, Korban Gempa di Trunyan, Lahir Saat Piala Dunia Terinspirasi Lionel Messi

Kecintaannya dengan sepak bola dan Lionel Messi, memberikan inspirasi bagi Dede Solikin Adi Putra untuk menamai anaknya dengan Lionel Adi Putra

dokumen kekuarga/putu wahyuni
FOTO KENANGAN - Foto kenangan almarhum Lionel Adi Putra semasa hidup. 

Hingga akhirnya diputuskan berangkat plesiran pada siang hari sepulangnya Lionel dari sekolah. 

Namun takdir berkata lain. Pada hari Sabtu pukul 04.18 Wita, gempa bumi berkekuatan 4.8 skala richter mengguncang barat laut Karangasem. Peristiwa tersebut berdampak pada tanah longsor di Dusun Cemara Landung, Desa Trunyan, Kintamani. 

Wahyuni dengan nada lirih mengungkapkan pasca terjadi gempa, ia bersama tujuh anggota keluarganya tengah berupaya menyelamatkan diri.

Posisinya saat itu, Wahyuni berada di urutan depan menggendong anaknya yang berusia 7 bulan, bernama Alfariski. 

Di belakangnya ada sang suami, Dede Solikin Adi Putra, yang menggendong anak keduanya bernama Devina Ayu Mita Sari (4).

Sementara di posisi ketiga yakni Kadek Wahyu bersama Lionel.

Urutan paling belakang yakni sang ibu Ni Made Mudawati (50), dan adik bungsunya Putu Novita Sari (18).

"Adik saya yang paling kecil sama ibu saya. Saat hendak menuruni tangga menuju arah danau, adik saya (Kadek Wahyu) kembali lagi menolong ibu saya. Karena beliau sudah lemas," ungkapnya.

Baca Juga: Sebanyak 21 Sekolah di Bangli Terdampak Gempa, 1 Sekolah Terpaksa Kembali Laksanakan Daring

Baca Juga: Kerugian Gempa Tembus Rp 4,9 M, BPBD Bangli Catat Kerusakan di 285 Lokasi 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved