Breaking News:

Human Interest Story

Kisah Duka Ibunda Lionel, Korban Gempa di Trunyan, Lahir Saat Piala Dunia Terinspirasi Lionel Messi

Kecintaannya dengan sepak bola dan Lionel Messi, memberikan inspirasi bagi Dede Solikin Adi Putra untuk menamai anaknya dengan Lionel Adi Putra

dokumen kekuarga/putu wahyuni
FOTO KENANGAN - Foto kenangan almarhum Lionel Adi Putra semasa hidup. 

Pintu belakang menuju danau harus melewati dua dapur. Pada saat itulah terjadi longsor, serta menimpa Putu Novita Sari, Made Mudawati, Kadek Wahyu, dan Lionel. 

Wahyuni dan Dede Solikin sejatinya juga sempat terkena longsoran namun hanya sampai kaki. Keduanya dengan menggendong anak sesegera mungkin menjauh dari titik longsor ke lokasi aman. 

Merasa istri dan dua anaknya sudah cukup aman, Dede Solikin kemudian bergegas kembali ke titik longsor untuk menyelamatkan keluarganya yang tersisa.

Dua keluarga yakni Putu Novita Sari dan Made Mudawati berhasil diselamatkan dengan bantuan warga sekitar. 

Namun naas, Kadek Wahyu dan Lionel tak mampu diselamatkan, dan meninggal di lokasi kejadian.

Musibah ini tak dipungkiri membuat Wahyuni trauma serta sangat sedih karena pada hari yang sama, ia kehilangan dua anggota keluarga yang sangat ia sayangi.

Kendati demikian Wahyuni tetap berusaha tegar. Satu harapannya saat ini adalah kesembuhan dua keluarganya yakni sang ibu Made Mudawati dan adik bungsunya Putu Novita Sari, dan agar keduanya mendapatkan perawatan terbaik.

Sementara saat ini Wahyuni masih tinggal menumpang di kontrakan mertuanya yang berada di daerah Renon, Denpasar. Sebab kediamannya yang ada di Trunyan sudah hancur. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved