Breaking News:

Berita Karangasem

Warga Terdampak Gempa di Karangasem Kesulitan Air Bersih, Petugas Upayakan Pendistribusian Tiap Hari

Mengingat beberapa cubang (tempat penampungan air) rusak pasca diguncang gempa. Ditambah lagi letak geografis daerah yang kering serta tinggi

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Wema Satya Dinata
KOMPAS.com
Ilustrasi air bersih 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Warga terdampak gempa berkekuatan 4.8 SR di Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem membutuhkan pasokan air cukup banyak.

Mengingat beberapa cubang (tempat penampungan air) rusak pasca diguncang gempa. Ditambah lagi letak geografis daerah yang kering serta tinggi.

Ni Nyoman Mupu, warga asal Banjar Jatituhu, Desa Ban mengatakan masyarakat terdampak sangat butuhkan  pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan setiap hari. Seperti untuk memasak dan minum.

Pihaknya berharap ada bantuan air terutama warga di daerah atas, yang lokasinya cukup jauh.

Baca juga: Lanal Denpasar Berikan Tandon Air Bersih dan Santunan untuk Korban Gempa Bumi di Karangasem

"Cubang pribadi sudah retak jadi tak ada air untuk kebutuhan setiap hari.  Makanya kita berharap ada bantuan air bersih untuk warga," harap Nyoman Mupu.

Wanita paruh baya ini mengungkapkan, rata - rata cubang warga rusak akibat diguncang gempa. Mengingat guncangannya lumayan keras

Plt Kabid Kebencanaan dan Kesiapsiagaan, BPBD  Karangasem, Putu Eka Putra Tirtana, mengatakan, petugas masih kesulitan mencari tandon untuk menampung air dalam memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Untuk pasokan air banyak, dan sudah didistribusikan ke warga yang terdampak.

Selasa (19/10/2021), kata Eka, BPBD Karangasem  mendistribusikan air bersih ke beberapa Banjar di Ban lantaran saluran pipa hancur tertimbun longsoran pasca gempa.

Pengiriman air merupakan koordinasi posko tanggap darurat bencana  untuk diberikan  kepada masyarakat terdampak bencana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved