Denpasar

Dispar Kota Denpasar Berikan Pelatihan Kepada 50 Pemandu Wisata, Harapkan Tingkatkan Kompetensi

Dinas Pariwisata Kota Denpasar menggelar pelatihan pemandu wisata buatan ecopark pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Pelatihan pemandu wisata kepada 50 pemandu wisata 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Pariwisata Kota Denpasar menggelar pelatihan pemandu wisata buatan ecopark pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Pelatihan ini bertujuan ntuk meningkatkan kompetensi para pemandu wisata di Kota Denpasar.

Pelatihan ini digelar di Four Star by Trans Hotel Denpasar.

Lewat pelatihan ini, pemandu wisata juga diharapkan mampu memenuhi standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) bidang kepemanduan wisata buatan ecopark.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Wayan Hendaryana, mengatakan peserta kegiatan pelatihan ini sebanyak 50 orang yang berasal dari pekerja pada daerah tujuan wisata Kota Denpasar, desa wisata dan masyarakat umum di Kota Denpasar dan sekitarnya.

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Tiying Tali Karangasem, Diduga karena Angin Kencang

Waktu pelatihan dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 21 sampai dengan 23 Oktober 2021.

“Kegiatan pelatihan ini berupa 2 hari teori praktik di ruangan dan hari ketiga praktik dan diskusi kelompok bertempat di DTW Tukad Bindu, Denpasar,” kata Hendar.

Dengan narasumber pelatihan ini berasal dari Asosiasi Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali dan narasumber lain yang berpengalaman mengelola serta memandu wisata ecopark.

“Kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pariwisata, khususnya di Denpasar. Apalagi Bali sudah dibuka kembali untuk menerima kunjungan wisman,” imbuh Hendar.

Ia mengatakan, pelaksanaan kegiatan di masa pandemi ini tentu tidak sama dengan keadaan normal.

Baca juga: Diupah Rp 50 Ribu Sekali Menempel Sabu, Adi Saputra Terancam 20 Tahun Penjara

Karenanya kepada para peserta khususnya diminta untuk tetap mentaati protokol kesehatan sehingga pandemi covid 19 dapat terkendali.

Dengan demikian, wisatawan tidak merasa khawatir untuk menikmati aktivitas berwisatanya.

Seperti diketahui bahwa dasar pengembangan pariwisata adalah trust atau kepercayaan lebih-lebih di masa sekarang ini, di mana semua daerah tujuan wisata di seluruh dunia berlomba-lomba ingin membuka gerbangnya, maka kita perlu menyiapkan berbagai aspek untuk dapat memenangkan persaingan yang semakin kompetitif.

Salah satunya adalah penyiapan sumber daya manusia pariwisata yang berkualitas sebagai upaya untuk menjaga kepercayaan pasar.

“Kami harapkan dengan pelatihan ini peserta mengetahui dan memahami bagaimana merencanakan dan melaksanakan pemanduan kegiatan wisata di ecopark. Serta peserta mengetahui dan memahami pengembangan informasi tentang flora dan fauna serta interpretasi dalam pemanduan wisata di ecopark,” katanya. (*)

Berita Denpasar Lainnya

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved