Breaking News:

Berita Buleleng

Dalmas Hingga Brimob Dikerahkan Saat Proses Pemilihan Perbekel Serentak di Buleleng

Polres Buleleng mengerahkan ratusan personel untuk melakukan pengamanan dalam pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak.

Tribun Bali/Rizal Fanany
ilustrasi pemilihan perbekel 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA -  Polres Buleleng mengerahkan ratusan personel untuk melakukan pengamanan dalam pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak.

Pengamanan dilaksanakan mulai dari tahap kampanye, hingga pemungutan dan penghitungan suara. 

Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol I Gusti Alit Putra dikonfirmasi Jumat (22/10) mengatakan, masing-masing desa yang menyelenggarakan Pilkel nantinya akan dijaga dan diawasi oleh satu Bhabinkamtibmas, serta satu Babinsa.

Selain itu, pihaknya juga telah menyiagakan satu peleton pasukan pengendali massa (Dalmas) dan Brimob.

Baca juga: 260 Menara di Buleleng, 50 Belum Diketahui Pemiliknya, Pihak Terkait akan Perketat Pengawasan

Pasukan Dalmas ini standby di Polres Buleleng, dan akan dikerahkan apabila terjadi kericuhan di salah satu desa yang menyelenggarakan Pilkel. 

"Pengamanan yang dilakukan selama proses Pilkel ini s tidak jauh berbeda dengan pengamanan saat Pilkada atau Pilgub. Kami juga akan mengerahkan beberapa anggota Brimob, yang dibagi dalam tiga wilayah yakni Buleleng tengah, timur dan barat," ucapnya. 

Disinggung terkait daerah rawan, Kompol Alit mengaku  sudah melakukan pemetaan. Namun ia enggan menyebutkan daerah mana saja yang rawan terjadi konflik dalam pelaksanaan Pilkel serentak ini.

"Tingkat kerawanannya sih tidak terlalu tinggi, namun kami tidak mau underestimate, sehingga pengawasan di daerah rawan itu tetap kami lakukan. Kami tidak mau menyebutkan daerah mana saja itu. Catatan dari intel sudah ada," jelasnya. 

Baca juga: Penampungan Air Rusak Akibat Gempa, Tim Gabungan di Karangasem Distribusikan Puluhan Ribu Air Liter

Kompol Alit pun berharap, dalam pelaksanaan Pilkel serentak ini, seluruh masyarakat bisa menerima keputusan dari panitia pelaksana, serta menerima hasil suara dengan lapang dada. "Jangan sampai terjadi kericuhan. Kami juga akan mengawasi proses ini agar tidak terjadi kecurangan," tutupnya. 

Seperti diketahui, Pilkel serentak diikuti 40 desa yang tersebar di sembilan kecamatan di Buleleng, dengan jumlah calon perbekel sebanyak 123 orang.

Menurut jadwal, masa kampanye dilaksanakan pada Senin (25/10) hingga Rabu (27/10), sementara masa tenang dilaksanakan pada Kamis (28/10) hingga Sabtu (30/10), sedangkan pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan pada Minggu (31/10). (rtu)
 

Berita Buleleng Lainnya

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved