Berita Denpasar
Update Kasus Covid-19 di Kota Denpasar 21 Oktober 2021, Positif Bertambah 12 Orang
Kasus Covid-19 di Kota Denpasar, Bali, terus menunjukkan tren penurunan, Kamis 21 Oktober 2021 kasus positif bertambah sebanyak 12 orang
Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus Covid-19 di Denpasar, Bali, terus menunjukkan tren penurunan.
Berdasarkan data resmi pada Kamis 21 Oktober 2021 diketahui peningkatan kasus positif sebanyak 12 orang.
Sementara itu, kasus meninggal dunia kembali nihil dan kasus sembuh bertambah 10 orang.
Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.709 kasus.
Baca juga: Kasus Covid-19 Menurun, Ruang Isolasi RSUD Wangaya Dikembalikan Sebagai Ruang Perawatan Non Covid
Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.556 orang (96,95 persen).
Meninggal dunia sebanyak 990 orang (2,62 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 163 orang (0,43 persen).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi mengatakan.
Meski kasus sudah semakin menurun dan melandai, namun penularan masih ditemukan.
Oleh karena itu, ia tetap mengimbau masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.
Karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 sewaktu-waktu bisa kembali meningkat.
Sehingga diperlukan kerja sama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat.
Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” kata Dewa Rai.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.
Baca juga: Kecamatan Denpasar Timur Zona Hijau Covid-19, 2 Wilayah di Kecamatan Lain Masih Zona Orange
Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali.
Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.
“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Kota Denpasar meningkat.
Jdi intinya kapan pun dan di mana pun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.
Dewa Rai menambahkan, berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung penurunan zona risiko.
Juga penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien, dan mencegah kematian.
Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi, dan edukasi berkelanjutan secara rutin.
Dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan desinfektan, serta eco enzym wilayah secara terpadu.
Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat.
Termasuk vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil, dan disabilitas.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-positif-virus-corona-covid-19.jpg)