Breaking News:

Berita Bali

Australia Adalah Pasar Tradisional Pariwisata Bali, PHRI Badung: Semoga Secepatnya Datang ke Bali

Australia Adalah Pasar Tradisional Pariwisata Bali, PHRI Badung: Semoga Secepatnya Datang ke Bali

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi Pantai Kuta - Australia Adalah Pasar Tradisional Pariwisata Bali, PHRI Badung: Semoga Secepatnya Datang ke Bali 

Suryawijaya mengatakan, pencabutan aturan itu membawa angin segar bagi pemerintah Indonesia, khususnya Bali.

Ia juga menyebut bahwa wisatawan Australia merupakan pasar tradisional dari pariwisata di Bali.

"Kenapa masuk pasar tradisional? Karena Australia memberikan kontribusi yang sangat besar kepada Bali. Bahkan pada tahun 2019 silam Australia menduduki peringkat pertama, karena warganya paling banyak ke Bali yakni sampai 1,2 juta. Setelah itu disusul negara Cina dengan jumlah kunjungan 1,1 juta wisatawan," bebernya.

Ketua PHRI Badung ini juga mengatakan, dua negara ini juga harus dijaga hubungannya.

Dia mengaku sudah menjalin komunikasi dengan memberikan informasi-informasi yang jelas terkait kondisi Bali, penanganan Covid-19 di Bali, termasuk protokol kesehatannya (Prokes).

"Sempat saya diwawancara oleh salah satu media ternama di Australia. Saat itu saya banyak ditanya, termasuk persiapan hotel di Bali. Namun saya jelaskan bahwa kami sudah siap, dan sudah membuka pariwisata. Sempat juga (kami) melakukan promosi agar warga Australia bisa datang lagi ke Bali," ungkapnya.

Baca juga: KABAR GEMBIRA: Wisatawan Australia Bakal Segera Lakukan Perjalanan Pariwisata ke Bali per 1 November

"Iya kita berharap, semoga wisatawan Australia bisa secepatnya datang ke Bali, meski harus melengkapi persyaratan yang telah ditentukan. Apalagi Australia yang sebelumnya paling banyak datang ke Bali," imbuhnya.

Pelaku pariwisata lainnya juga mengaku gembira mendengar kabar bahwa Australia bakal mencabut larangan bepergian untuk warga negaranya.

Seperti diungkapkan oleh Ketut Budi, seorang driver freelance di Bali.

“Kami sebagai pelaku pariwisata, khususnya driver freelance sangat senang mendengar berita dari pemerintah Australia yang akan mencabut larangan bepergian untuk warga Australia, karena itu otomatis akan ada tamu-tamu dari Australia berkunjung ke Bali untuk memulihkan ekonomi Bali dan Indonesia,” kata Ketut Budi saat dikonfirmasi Tribun Bali, Jumat 22 Oktober 2021.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved