Breaking News:

Berita Bali

Satgas Waspada Investasi Dorong Masyarakat Bali Lapor Pinjol Ilegal:Jangan Minjem Buat Foya-Foya

Ketua Satgas Waspada Investasi Togam Lumban Tobing mendorong masyarakat Bali untuk melaporkan jika menemukan terror pinjaman online (pinjol) ilegal

Warta Kota/Miftahul Munir
Ancaman Keselamatan Masyarakat, Polres Metro Jakpus Gerebek Sindikat Pinjol  

TRIBUN-BALI.COM – Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Togam Lumban Tobing mendorong masyarakat Bali untuk melaporkan jika menemukan terror pinjaman online (pinjol) illegal.

Togam juga meminta masyarakat untuk tidak diam dan melaporkan bila menemukan aktivitas penawaran pinjol illegal.

"Masyarakat Bali kalau mendapatkan teror, jangan hanya didiamkan saja, bisa lapor ke Polda dan Polres setempat agar habis pelakunya," kata Tongam dikutip Tribun-Bali.com dari Antara pada Sabtu, 23 Oktober 2021.

Tongam menyampaikan hal tersebut dalam acara Ngobrol Ringan dan Santai untuk Edukasi (NGORTE) Berantas Pinjol Ilegal yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan Regional 8 Bali Nusa Tenggara pada Jumat, 22 Oktober 2021 di Denpasar.

Baca juga: Viral Video Tingkah Lucu Ibu-ibu Joget Sambil Gendong Monyet di Monkey Forest Sangeh

Lebih lanjut, Tongam meminta bantuan masyarakat terutama masyarakat Bali untuk memberantas Pinjol meskipun anggota Satgas Waspada Investasi terdiri atas sejumlah kementerian, namun tetap butuh peran masyarakat.

Tongam menyebut saat ini ada 106 platform pinjaman online (pinjol) yang terdaftar di OJK dan sebanyak 3.515 situs pinjol ilegal telah diblokir.

"Selama ini sering kali masyarakat hanya menyalahkan pinjol, tetapi masyarakat sesungguhnya juga memiliki kontribusi terhadap makin maraknya pinjol ilegal,"

Dia mengemukakan sejumlah penyebab ada korban-korban pinjol ilegal di antaranya karena literasi keuangan yang tidak memadai sehingga ketika mendapat pesan singkat melalui SMS langsung terjebak di pinjol ilegal.

"Kemudian ada juga yang sudah tahu ilegal, tetapi karena pinjam di mana-mana 'nggak dapat karena untuk kebutuhan dasar mendesak seperti makan dan transportasi. Ada juga yang pinjam untuk membeli kebutuhan konsumtif yang sebenarnya bisa ditunda," ujar Tongam.

Baca juga: Pengen Kuliah Gratis Plus Dapat Uang Saku? BCA Berikan Beasiswa 2022 Lulusan SMA/SMK, Ini Syaratnya

Ciri-ciri Pinjol Illegal

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved