Breaking News:

Nasional

Simak Alasan Peraturan Melampirkan Hasil Tes PCR unuk PPDN dengan Menggunakan Pesawat Terbang

Alasan penerapan peraturan melampirkan hasil PCR negatif bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN

Dok. PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dimasa pandemi Covid-19 pada periode bulan September 2021 telah layani sebanyak 234.939 penumpang serta 2.040 pesawat udara. 

TRIBUN-BALI.COM – Masyarakat Indonesai mempertanyakan alasan pemerintah melampirkan hasil tes PCR negatif bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).

Peraturan tersebut berlaku selama Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) 19 Oktober-1 November 2021 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021.

Hal itu pun menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat, khususnya netizen Indonesia.

Dilansir dari Kompas.com, salah seorang netizen viral dengan akun Tiktok @dichaaaa, ia memperlihatkan tangkapan layar Twitter mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang membagikan ulang unggahan Alvin Lie.

“Virus covid yg naik pesawat udara berbeda dengan yg naik moda transportasi lain Pak,” tulis akun Twitter @susipudjiastuti. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Baca juga: ATURAN BARU Naik Pesawat Berlaku Mulai 24 Oktober 2021, Ini Kisaran Biaya Tes PCR, Anda Mau?

Baca juga: Anggota DPR Nyoman Parta dan Pelaku Pariwisata Bali Keberatan, Kami Tolak Syarat Tes PCR

Twit Alvin Lie @alvinlie21 yang di-reply Susi yakni sebagai berikut.

 “Syarat perjalanan jangan diskriminatif. Jika udara wajib PCR moda lainnya seharusnya juga wajib PCR. Kalau moda transportasi lainnya boleh Antigen, seharusnya Udara juga boleh antigen. Peraturan diskriminatif inilah yg membunuh industri transportasi udara”.

Tidak hanya warganet, bahkan Anggota Komisi VI DPR RI, Nyoman Parta mengaku heran dengan diterapkannya kebijakan tersebut.

 Apalagi, menurutnya, Bali saat ini sudah turun menjadi PPKM Level 2 dan kondisi Covid-19 di Pulau Dewata mulai terkendali.

Justru menurut Politikus PDIP ini kebijakan yang diterapkan pemerintah malah membuat masyarakat semakin sulit.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved