Breaking News:

Berita Jembrana

12 Orang Terjaring Tak Miliki Kartu Penduduk Sementara di Jembrana, Para Pelanggar Langsung Dibina

Kegiatan yang ditujukan untuk menegakkan Perda  3 Tahun 2015 Tentang Administrasi Kependudukan dan Perbub 13 Tahun 2019 Tentang Pendataan Penduduk

ist/Satpol PP
Razia penduduk pendatang Senin 25 Oktober 2021 di Kelurahan Gilimanuk. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kegiatan operasi gabungan di mulai pukul 09.00 Wita sampai dengan 11.00 Wita digelar di Kelurahan Gilimanuk, Senin 25 Oktober 2021.

Kegiatan yang ditujukan untuk menegakkan Perda  3 Tahun 2015 Tentang Administrasi Kependudukan dan Perbub 13 Tahun 2019 Tentang Pendataan Penduduk Non Permanen.

Dalam hal ini, sebanyak 12 penduduk pendatang terjaring karena tidak memiliki kartu penduduk sementara.

Kabid Gakum Satpol PP Kabupaten Jembrana I Made Tarma, memimpin langsung kegiatan dengan Lurah Gilimanuk IB Tony Wirahadikusuma dan Kabid Kependudukan Dinas Kependudukan &Pencatatan Sipil I Komang Sujana.

Baca juga: Turun Drastis, Jembrana Hanya Sisa 5 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat

Kabid Gakum Satpol PP Kabupaten Jembrana I Made Tarma mengatakan, bahwa kegiatan di awali dari kos-kosan yang ada di wilayah lingkungan Jineng Agung lanjut ke wilayah lingkungan Asri.

Dari hasil sidak trsebut terjaring 12 penduduk pendatang yang belum melengkapi Surat Keterangan Penduduk Non Permanen.

Selanjutnya KTP dari mereka yang terjaring sementara diambil dan selanjutnya diadakan pembinaan di aula kantor Lurah Gilimanuk.

“Kami mencatat ada sekitar 12 warga pendatang yang tidak memiliki kartu penduduk sementara,” ucapnya.

Dijelaskannya, bahwa operasi dadakan ke wilayah pendatang atau tempat kos-kosan dilakukan supaya semua penduduk pendatang melapor kepada pihak Kelurahan terkait keberadaannya.

Serta ikut menjaga situasi kamtibmas di wilayah kelurahan Gilimanuk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved