Breaking News:

Liga Italia

Inter Gagal Dekati AC Milan di Klasemen Liga Italia, Inzaghi Kecewa dengan Hadiah Penalti Juventus

Allenatore I Nerazzurri, Simone Inzaghi mengaku kecewa dan tidak puas dengan hasil imbang 1-1 Inter Milan lawan Juventus dilanjutan Liga Italia pekan

Editor: Ady Sucipto
MIGUEL MEDINA / AFP
Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi memberi isyarat di Liga Italia Serie A antara Hellas Verona vs Inter Milan di stadion Marcantonio Bentegodi di Verona pada 27 Agustus 2021. MIGUEL MEDINA / AFP 

“Itu menurut saya satu-satunya cara kami bisa kebobolan gol," kata Simone Inzaghi kepada DAZN.

"Ini mengecewakan, karena saya merasa kami mengendalikan permainan dari awal hingga akhir, kami tidak membiarkan Juventus apa-apa dan saya tidak senang melihat dua poin dibuang." lanjutnya.

“Wasit ada di sana, dia bisa melihat insiden itu dan tidak perlu dipanggil untuk itu. Saya kecewa untuk para penggemar kami, karena kami bermain bagus dan pantas mendapatkan lebih.” jelas Inzaghi.

Pemain depan Juventus Argentina Paulo Dybala merayakan setelah mencetak gol penyeimbang selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Inter dan Juventus pada 24 Oktober 2021 di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan.
Pemain depan Juventus Argentina Paulo Dybala merayakan setelah mencetak gol penyeimbang selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Inter dan Juventus pada 24 Oktober 2021 di stadion Giuseppe-Meazza (San Siro) di Milan. (Marco Bertorello/AFP)

Baca juga: Zlatan Ibrahimovic Striker Uzur Keempat di Liga Italia yang Cetak Gol, Bawa AC Milan 3 Poin

Baca juga: Komentar Ismael Bennacer Soal Kemenangan AC Milan atas Bologna di Serie A, Singgung 2 Gol Ini

Juru taktik asal Italia ini juga mengakui bahwa kartu merah yang diterimanya pantas diberikan.

Ia menyadari terbawa dengan suasana laga yang mencapai klimaksnya di akhir laga.

“Kami tidak pernah di bawah tekanan, kami mengontrol dari awal hingga akhir." ujar Inzaghi.

"Saya akui gestur saya bukanlah citra yang baik untuk digambarkan, tetapi saya merasa pada saat itu bukan insiden VAR.

“Sebagai seorang pelatih, pada menit ke- 89 pertandingan seperti itu, dengan wasit di sana melambaikan tangan, wajar jika Anda akan sedikit marah seperti yang saya lakukan.” akuinya.

"Juventus adalah tim yang berkembang dalam serangan balik dan kami tidak membiarkan mereka apa-apa.

"Seluruh tim bekerja keras, saling membantu dan hasilnya buruk bagi kami." tutup pelatih berusia 45 tahun tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved