Breaking News:

Human Interest

Kisah Komang Wijaya Turut Membangun Wisata di Suwat Waterfall, Masih Muda tapi Berjiwa Sosial Tinggi

Pria berusia 21 tahun ini dengan sukarela memberikan tenaga maupun waktunya untuk kemajuan desa tempat kelahirannya.

Tribun Bali/Arini Valentya Chusni
Komang Wijaya, salah satu sukarelawan di Suwat Waterfall yang jarang menggunakan pakaian karena kerjanya membantu wisatawan di air, Minggu 24 Oktober 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Arini Valentya Chusni

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Bekerja yang penting ikhlas dan senang melakukannya, tanpa ada embel-embel uang di belakangnya.

Mungkin, kata-kata itulah yang cocok disematkan untuk Komang Wijaya.

Pria berusia 21 tahun ini dengan sukarela memberikan tenaga maupun waktunya untuk kemajuan desa tempat kelahirannya.

Baca juga: Warga Minder Masuk Pasar Umum Gianyar

Komang, merupakan salah satu warga yang ikut mengelola air terjun Suwat di Kabupaten Gianyar, Bali.

Tergolong masih muda, pria kelahiran tahun 2000 ini ikut berpartisipasi dalam membuka akses untuk Suwat Waterfall agar mudah dikunjungi wisatawan.

Sebelumnya, Komang sempat berkarier di salah satu restoran dan kitchen di Ubud.

Namun, kontraknya habis bebarengan dengan pandemi datang di Indonesia, membuatnya tidak bisa melanjutkan kontrak kerja.

Dalam mengasah keterampilannya dalam dunia pariwisata, Komang dulunya mengikuti sekolah pelatihan bahasa Jepang.

“Saya belum pernah keluar Bali, ya pinginnya sih semoga ada rezeki dan kesempatan, saya pingin ke Jepang,” imbunya saat diwawancarai Tribun Bali 24 Oktober 2021 kemarin.

Baca juga: Air Terjun Suwat Gianyar, Pemandangan Indah dan Patung Kura-kura, Naik Rakit hingga Berfoto Ria

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved