Breaking News:

Berita Denpasar

Terkait Perkara Kepemilikan 1,9 Kg Ganja, Eksepsi Ditolak, Aditya Lanjut Disidangkan

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menolak eksepsi atau keberatan yang diajukan terdakwa Aditya

Penulis: Putu Candra | Editor: Irma Budiarti
higherperspective.com
ILUSTRASI Ganja Kering. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menolak eksepsi atau keberatan yang diajukan terdakwa Aditya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menolak eksepsi atau keberatan yang diajukan terdakwa Aditya Prasetyo (37) melalui tim penasihat hukumnya.

Ditolaknya eksepsi terdakwa disampaikan majelis hakim dalam amar putusan sela.

Sebelumnya, terdakwa Aditya mengajukan eksepsi atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait perkara kepemilikan 1,9 kilogram ganja. 

"Ya eksepsi yang kami ajukan ditolak majelis hakim.

Dengan ditolaknya eksepsi itu majelis hakim memerintahkan perkara ini dilanjutkan," terang Aji Silaban salah satu penasihat hukum terdakwa saat dikonfirmasi, Senin, 25 Oktober 2021.

Baca juga: Diduga Terlibat Jual Beli 1 Kg Ganja, Stephanie Ajukan Pembelaan Tertulis Pasca Dituntut 12 Tahun

Diketahui dalam dakwaan, JPU Eddy Arta Wijaya mendakwa Aditya dengan dakwaan subsideritas.

Pada dakwaan primer terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

Sedangkan dakwaan subsider, perbuatan terdakwa kelahiran Jakarta, 19 Juli 1984 ini diancam pidana Pasal 111 ayat (2) Undang- Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik. 

Sementara itu dibeberkan dalam surat dakwaan JPU, penangkapan terhadap terdakwa ini berdasarkan informasi dari masyarakat terkait keterlibatan terdakwa dalam transaksi narkotik.

Petugas kepolisian kemudian melakukan penyelidikan dan pengamatan di sekitar tempat tinggal terdakwa. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved