Breaking News:

Berita Gianyar

Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu, Bawaslu Gianyar Gelar Sosialisasi

“Pentingnya membangun pengawasan partisipatif  karena luasnya wilayah yang diawasi membutuhkan partisipasi masyarakat untuk jadi pengawas partisipatif

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Demi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, Bawaslu Kabupaten Gianyar memberikan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada beberapa kalangan masyarakat,bertempat di Hotel Gianyar, Selasa 26 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Demi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu/ Pemilihan, Bawaslu Kabupaten Gianyar memberikan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada beberapa kalangan masyarakat, bertempat di Hotel Gianyar, Selasa 26 Oktober 2021.

Kegiatan yang dibuka oleh ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, Wayan Hartawan juga dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Wayan Widyardana Putra dan Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Made Suniari Siartikawati, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Budi Mahendra.

Hartawan dalam sambutannya mengenalkan Tupoksi kelembagaan Bawaslu sebagai Badan Pengawas dan mengenalkan pentingnya membangun kesadaran masyarakat dalam pengawasan partisipatif.

“Pentingnya membangun pengawasan partisipatif  karena luasnya wilayah yang diawasi membutuhkan partisipasi masyarakat untuk jadi pengawas partisipatif serta jumlah sumber daya manusia dalam kelembagaan bawaslu sangat kurang jika harus mengawasi seluruh daerah secara bersamaan”, tutur dia.

Baca juga: Pedagang Pasar Gianyar Masih Dibebaskan Biaya Sewa Tempat Selama 6 bulan

Selain hal tersebut, Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Kabupaten Gianyar itu juga menjelaskan salah satu misi Bawaslu sebagai lembaga Pengawas yang bertujuan mendorong pengawasan partisipatif berbasis masyarakat.

“Salah satu misi Badan Pengawas Pemilu adalah mendorong pengawasan partisipatif berbasis masyarakat ,untuk pelibatan masyarakat sebagai perpanjangan tangan Bawaslu dalam hal Pengawasan,” pungkas pria asal Desa Guwang tersebut.

Masih pada kesempatan yang sama Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Bali, I Wayan Widyardana Putra juga menyampaikan  pentingnya peranan warga negara dalam pengawasan Pemilu yang dalam hal ini tentu dengan bantuan Bawaslu di bidang pengawasan dan pencegahan.

“Bawaslu memiliki fungsi pencegahan diluar pengawasan, yang fungsi tersebut tentunya dilakukan bawaslu dengan memberikan sosialisasi tentang larangan dalam Pemilu kepada masyarakat sebagai bentuk memberikan Pendidikan politik," ungkapnya.

Di samping hal tersebut, Widy juga mengingatkan kepada masyarakat agar tidak hanya menjadi objek politik tetapi harus dapat menjadi subjek politik dalam hajatan Pemilu.

"Perlu diingatkan masyarakat sejatinya adalah sebagai subjek dan Pemilu adalah wujud nayata dari Negara Demokrasi dan Demokrasi itu sendiri sebagai bentuk Kedaulatan Rakyat”, tutupnya.

Senada dengan Hartawan, Anggota Bawaslu Kabupaten Gianyar, Ni Made Suniari Siartikawati juga menjelaskan secara gamblang terkait pentingnya sosialisasi Pengawas Partisipatif tersebut guna membekali dan meningkatkan wawasan masyarakat terkait dengan pengawasan Pemilu atau Pemilihan agar terbentuknya basis pengawas pemilu untuk terciptanya Pemilu sesuai dengan asasnya.

Srikandi Bawaslu Gianyar tersebut juga menambahkan harapannya kepada para hadirin dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam mengawasi demokrasi serta dapat bersama menolak dan mencegah praktek politik uang.

“Saya berharap kepada para hadirin semuanya agar dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dan dapat berperan aktif sebagai aktor pengawas serta bersama kita tolak praktek politik uang yang merupakan akar awal terjadinya korupsi”, ujar Koordinator Divisi Pengawasan,Humas dan Hubal Bawaslu Gianyar tersebut. (*)

Artikel lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved