Breaking News:

Berita Bangli

Pingit, Kisah Bale Kulkul di Pura Kehen Bangli yang Dibuat Alami Tanpa Tangga

Pura yang telah ada sejak tahun 1126 Icaka atau 1204 Masehi ini, merupakan pura yang disungsung hampir seluruh warga Bangli

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Kulkul di Pohon Beringin Pura Kehen 

Kayu pengganti untuk kulkul pendamping pun tidak boleh sembarang kayu, dan tentunya melalui proses upacara dengan banten khusus karena berada di area pura.

Ada pula kulkul di bale kulkul, yang disuarakan dalam hal tertentu atau hal yang tidak bersifat begitu sakral.

Kulkul di pohon beringin itu pun, ada kaitannya dengan kulkul yang berada di wilayah perempatan Bangli. Dimana dari cerita para tetua di sana, kulkul ini saling dibunyikan.

Jero Mangku Waringin yang biasa membunyikan kulkul ini, menjelaskan bahwa di area kulkul ada palinggih Bhatara Sakti Hyang Waringin.

“Tugas saya memang untuk memukul kulkul panjenengan sekaligus muput bakti di area tersebut,” jelasnya.

Jero Waringin yang terbiasa naik ke atas dengan kaki telanjang, tanpa menggunakan tangga mengaku sudah biasa.

Baca juga: 50 Anggota Polres Bangli Ngayah di Pura Kehen Bangli

 Ia sudah tahu mana celah kakinya harus berpijak di akar beringin tersebut. Apalagi memang tidak boleh sembarang orang naik ke atas bale kulkul ini.

“Kecuali keputusan dari saya untuk naik ke atas menggantikan saya itu bisa,” tegasnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved